Menu

Mode Gelap
Kapolri: 83 Persen Masyarakat Merasa Aman Berjalan Malam Hari Polisi Jagung Dipuji Presiden: Polri Produksi 3,57 Juta Ton Jagung Polri Catat Rekor: Sita 590 Ton Narkoba Senilai Rp1 Triliun Kapolri Pilih Mundur dan Jadi Petani daripada Polri di Bawah Menteri Tiga Digital Marketing Agency Terbaik Indonesia ALTARA Sepatu Trail Running Siap Menjangkau Kebutuhan Pelari Trail Dan Pegiat Luar Ruangan

NASIONAL

Tanggapan PT Timah soal Karyawan yang Meledek Peserta BPJS

badge-check


					Foto: dok. ist Perbesar

Foto: dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta– Tanggapan PT Timah soal karyawan yang meledek peserta BPJS yang masih antre ketika berobat sembari menyinggung status kerjanya—viral di media sosial, seperti di X.

Berikut responsnya:

  • Perusahaan menjunjung tinggi nilai-nilai etika, harmoni, dan saling menghormati.
  • Perusahaan menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak yang merasa terganggu dengan aktivitas media sosial salah satu karyawan yang diduga menyebarkan informasi yang mendiskreditkan pihak tertentu.
  • Menegaskan bahwa konten yang disampaikan oleh pemilik akun media sosial tersebut tidak berhubungan atau mewakili karakter dan budaya kerja Perusahaan.
  • Fasilitas dan layanan kesehatan yang diterima karyawan PT Timah Tbk sebagai peserta BPJS Kesehatan sesuai dengan kelas kepesertaan masing-masing dan tidak ada perbedaan.
  • Terkait langkah-langkah yang akan ditempuh, PT Timah Tbk menegaskan bahwa akan menegakkan aturan yang berkaitan dengan kekaryawanan yang berlaku di Perusahaan.
  • Ke depan, PT Timah Tbk akan terus bertransformasi, melakukan perbaikan khususnya edukasi dan internalisasi kepada seluruh karyawan dan keluarga besar PT Timah Tbk untuk bijak dalam bermedia sosial, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun Perusahaan.

Ledekan karyawan tersebut, “Ngantre ya, dek? BPJS, ya? Ahahahaa. O, BPJS, masih hono***, ya? Kebetulan saya kan—saya enggak ngantre, dek. Pasien prioritas,” ujarnya dalam video pendek, diunggah akun X @Heraloebss, Sabtu (1/2/2025).

Lantaran banyak dikecam atas lakunya, karyawati yang disebut-sebut bernama Dwi Citra Weni lalu meminta maaf.

“Konten yang ada di akun saya tersebut, POP, point of pure adalah sudut pandanga saya sendiri yang tidak ada hubungannya dengan tempat saya bekerja, karena itu akun pribadi saya sendiri. Tidak ada sama sekali hubungannya dengan perusahaan tempat saya bekerja,” belanya.

“Untuk pihak-pihak yang terganggu atas video yang saya buat, kontennya saya buat—niah saya mau minta maaf, karena konten tersebut tidak ada kaitannya atau tidak ada niat menyinggung organisasi atau profesi tertentu,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Polri Catat Rekor: Sita 590 Ton Narkoba Senilai Rp1 Triliun

27 Januari 2026 - 10:17 WIB

Kapolri Pilih Mundur dan Jadi Petani daripada Polri di Bawah Menteri

27 Januari 2026 - 09:15 WIB

Strategi Prabowo Biayai Program Besar: Dari Hilirisasi-Sita Kebun Sawit Ilegal

26 Januari 2026 - 16:43 WIB

Populer NASIONAL