Menu

Mode Gelap
Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional

GLOBAL

Tidak Ada yang Bisa Paksa Warga Gaza Tinggalkan Tanah Air

badge-check


					Foto: Peta awal cikal bakal Israel dari masa ke masa yang terus menggerus wilayah Palestina berdasarkan data UN OCHA, dok. Al Jazeera Perbesar

Foto: Peta awal cikal bakal Israel dari masa ke masa yang terus menggerus wilayah Palestina berdasarkan data UN OCHA, dok. Al Jazeera

INAnews.co.id, Jakarta– Tidak ada kekuatan yang dapat memaksa warga Palestina di Jalur Gaza untuk meninggalkan tanah air yang mereka tempati selama ribuan tahun, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Minggu.

“Palestina, termasuk Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem Timur, adalah milik rakyat Palestina,” kata dia kepada wartawan di Istanbul sebelum bertolak untuk kunjungan di Malaysia.

Erdogan juga mengecam usulan pemerintah AS terkait Gaza, yang menurutnya dibuat di bawah tekanan rezim Zionis Israel.

Dia menyatakan bahwa usulan Presiden AS Donald Trump untuk merelokasi warga Gaza tidak layak untuk dibahas.

Erdogan juga memuji kelompok perlawanan Palestina, Hamas, karena memenuhi janji dalam pertukaran tawanan dengan Israel, meski rezim Zionis berupaya menggagalkan pertukaran itu.

Terkait situasi di Suriah, Presiden Turki itu mengatakan dirinya berharap negara itu mencapai stabilitas dan kedamaian di bawah kepemimpinan Presiden Ahmed al Sharaa.

Tidak ada tempat bagi kelompok-kelompok teroris di Suriah, kata Erdogan, seraya mengungkapkan keyakinan bahwa Presiden al Sharaa akan berjuang melawan mereka.

Sumber: Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

FPCI Sebut Tindakan AS di Venezuela Langgar Hukum Internasional

9 Januari 2026 - 06:35 WIB

Situasi Venezuela Memanas, Kemlu Pastikan Seluruh WNI Aman dan Serukan De-eskalasi

4 Januari 2026 - 11:08 WIB

AS Serang Venezuela: Hukum Rimba Gantikan Hukum Internasional

4 Januari 2026 - 10:07 WIB

Populer GLOBAL