Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

GLOBAL

Wapres Filipina Dimakzulkan

badge-check


					Foto: dok. ist Perbesar

Foto: dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta– Sara Duterte, Wakil Presiden Filipina, resmi dimakzulkan setelah lebih dari 200 anggota DPR setuju dengan mosi yang diajukan.

Tuduhan serius seperti konspirasi pembunuhan, lalu korupsi hingga miliaran rupiah, mengancam posisinya.

Mengutip dari The Straits Times, pemakzulan Duterte pada Rabu, 5 Februari 2025, menandakan perseteruan yang semakin memanas dengan mantan sekutunya, Presiden Ferdinand Marcos Jr., yang menganggap mayoritas dari lebih dari 300 anggota DPR sebagai sekutunya. Ketua DPR Martin Romualdez adalah sepupu presiden.

Pemungutan suara pemakzulan juga dilakukan kurang dari seminggu sebelum dimulainya periode kampanye resmi pemilihan umum Filipina pada 11 Februari, yang dipandang sebagai referendum atas kepresidenan Marcos Jr.

Meski dimakzulkan, Duterte masih menjadi wakil presiden untuk saat ini, karena pasal-pasal pemakzulan masih harus diserahkan ke Senat, yang nantinya akan berubah fungsi menjadi pengadilan untuk proses tersebut.

Jika 16 dari 23 senator yang sedang menjabat setuju untuk menghukumnya atas pelanggaran yang dapat menyebabkan pemakzulan, maka Duterte akan dicopot dari jabatannya sebagai wakil presiden.

Sebanyak 215 legislator telah memberikan suara untuk memakzulkan Duterte pada 5 Februari sehubungan dengan dugaan penyalahgunaan dana lebih dari 612,5 juta peso yang ditujukan untuk tujuan sensitif dan rahasia.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

FPCI Sebut Tindakan AS di Venezuela Langgar Hukum Internasional

9 Januari 2026 - 06:35 WIB

Situasi Venezuela Memanas, Kemlu Pastikan Seluruh WNI Aman dan Serukan De-eskalasi

4 Januari 2026 - 11:08 WIB

AS Serang Venezuela: Hukum Rimba Gantikan Hukum Internasional

4 Januari 2026 - 10:07 WIB

Populer GLOBAL