INAnews.co.id, Jakarta– Jawaban Presiden Prabowo Subianto usai ditanya-tanya 7 jurnalis dianggap bagus, reflektif, jujur bahkan apa adanya. Hal itu disampaikan politisi Demokrat, Jansen Sitindaon, kemarin, Selasa (8/4/2025), di akun X-nya.
“Dari wawancara ini kita jadi lebih mengenal pak Prabowo, menjadi tahu pikiran-pikirannya, cita-citanya, termasuk apa yang akan dilakukan pak Prabowo untuk Indonesia kedepan minimal selama pemerintahannya,” katanya.
Bahkan kata Jansen, saking jujurnya Prabowo, untuk dirinya sendiri dan pemerintahannya—untuk saat ini—Prabowo baru memberi nilai 6.
“Beliau juga sadar masih banyak kekurangan di pemerintahan yang baru berjalan 5 bulan ini. Termasuk di tahun ke 4 nanti beliau mengatakan, kalau saya merasa pemerintahan saya tidak berhasil, saya tidak akan maju lagi. Saya pilih istirahat saja,” kata Jansen.
“Hal sama yang beliau juga sampaikan ketika menutup Kongres Demokrat bulan Februari lalu. Jadi ini sudah penekanan untuk ke 2 kalinya, minimal yang saya dengar langsung,” imbuhnya.
Ada satu lagi jawaban Prabowo yang menurutnya bagus sekali dan ia mengaku terhenyak mendengar jawabannya, ketika ditanya kenapa koruptor Thaksin ikut masuk Danantara.
“Pak Prabowo menjawab lebih kurang, dia itu menang pemilu berkali-kali di Thailand. Dia itu digulingkan dan di kudeta, setelah itu diperkarakan, kamu tahu lah ini politik. Sama dengan Anwar Ibrahim di Malaysia, dia penjara berkali-kali juga, you now lah itu, masak saya harus masuk ke urusan politik dalam negeri mereka kan. Sama dengan saya yang juga dituduh macam-macam, mau bunuh pak Harto lah, pak Habibie dll,” ungkap Jansen.
“Kalau saya lihat mimik wajah para jurnalis yang lakukan wawancara dengan pak Prabowo, pelan-pelan aku lihat ketika wawancara mulai masuk pertengahan sampai akhir, mereka malah terkagum-kagum dengan jawaban-jawaban pak Prabowo. Bahkan sudah 3 jam pun mereka masih terus ingin tambah,” katanya lagi.






