Menu

Mode Gelap
Tiga Digital Marketing Agency Terbaik Indonesia ALTARA Sepatu Trail Running Siap Menjangkau Kebutuhan Pelari Trail Dan Pegiat Luar Ruangan Pilkada Lewat DPRD Lebih Murah dan Kurangi Risiko Korupsi Istana Tanggapi Mens Rea: Nikmati sebagai Stand Up Comedy Pererat Sinergi, LSM Garda Timur Indonesia Jalin Silaturahmi dengan Kodaeral VIII Manado Melalui Letkol Rudy Strategi Prabowo Biayai Program Besar: Dari Hilirisasi-Sita Kebun Sawit Ilegal

PROGRAM

Meragukan Kemampuan Diplomasi Prabowo di Balik Diksi yang Bagus

badge-check


					Foto: Feri Amsari (pakar hukum tata negara) Perbesar

Foto: Feri Amsari (pakar hukum tata negara)

INAnews.co.id, Jakarta– Pakar hukum tata negara, Feri Amsari turut mengakui diplomasi luar negeri Presiden Prabowo Subianto, secara kebahasan levelnya jauh sekali dengan rata-rata orang Indonesia. Pilihan diksi, pilihan bahasa Prabowo sangat bagus.

“Tapi kemampuan diplomasi belum tentu. Nah ini yang perlu dikelola oleh Presiden—sampai hari ini setelah ribut-ribut dengan Amerika dengan berbagai perang dagangnya, kita belum punya dubes. Dubes Amerika. Kita enggak punya sudah 2 tahun,” ujar Feri saat menjadi narasumber di Prime Time INAnews TV, baru-baru ini dengan tema: “Dari Indonesia Gelap Menjadi Indonesia Cerah”.

“Artinya kalau mau memperbaiki Pak Jokowi di ruang diplomasi, 5 bulan ini Presiden yang baru, Pak Prabowo sudah memilih dubes, apalagi ini sedang perang dagang,” tambahnya.

Kekosongan dubes terjadi sejak Rosan Roeslani mengakhiri masa tugasnya pada 17 Juli 2023. Ia ditunjuk Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) sebagai Wakil Menteri BUMN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Pilkada Lewat DPRD Lebih Murah dan Kurangi Risiko Korupsi

26 Januari 2026 - 18:43 WIB

Program Sekolah Rakyat untuk Putus Mata Rantai Kemiskinan

26 Januari 2026 - 15:43 WIB

Pegawai SPBG Mudah Jadi ASN, Guru Honorer Puluhan Tahun Terabaikan

26 Januari 2026 - 14:43 WIB

Populer POLITIK