Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

SOSIAL

Ketua Dewan Adat Bamus Betawi Ingatkan Hercules Jaga Lisan dan Perilaku di Jakarta

badge-check


					Foto: Eki Pitung (Ketum Dewan Adat  Bamus Betawi)/tangkapan layar Perbesar

Foto: Eki Pitung (Ketum Dewan Adat Bamus Betawi)/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta Ketua Umum (Ketum) Dewan Adat Bamus Betawi, Eki Pitung, secara terbuka mengingatkan Ketua Umum Grib Jaya, Hercules, untuk menjaga ucapan dan perilaku agar tidak menimbulkan kegaduhan di Jakarta. Pesan ini disampaikan Eki melalui video pendek yang beredar luas pada Jumat.

Dalam video tersebut, Eki dengan nada bersahabat namun tegas menyampaikan: “Aye denger di Jakarta jadi kayak gaduh begini,” ujarnya, merujuk pada situasi yang mungkin terjadi akibat ulah Hercules.

“Aye saudare ama ente, cuma tolong, sebagai seorang tokoh, enggak perlu banyak menantang-nantang orang lain. Jadi bikin gaduh,” tambah Eki, menekankan pentingnya menjaga ketenangan di ibu kota.

Eki juga mengingatkan Hercules untuk menjaga perilaku, terutama karena Jakarta adalah tanah Betawi yang memiliki nilai adat dan budaya tinggi. “Pasukan, sama-sama punya pasukan. Jadi kalau di Jakarta, tanah Betawi, kudu kita akur-akur aje. Jaga lisan kite, jaga perilaku,” pesannya.

Eki menegaskan bahwa siapa pun boleh mencari nafkah di Jakarta, asalkan tidak menimbulkan keributan. “Bang Hercules ada di Jakarta, di tanah Betawi, kite juga yang jagain semua. Cari duit, cari nafkah di sini boleh siapa aje. Silakan. Yang penting jangan bikin gaduh. Jangan bikin onar. Jangan bikin rusuh di kampung Betawi,” tegasnya.

Ia menutup pesannya dengan ajakan untuk menjaga persaudaraan: “Mohon maaf, kite semua jaga persaudaraan.”

Peringatan Eki Pitung ini diduga terkait dengan aksi atau pernyataan Hercules yang dinilai dapat memicu ketegangan di Jakarta. Sebagai tokoh adat Betawi, Eki ingin mencegah konflik yang tidak perlu dan mengedepankan harmoni sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Perkuat Silaturahmi, Kedubes UEA Serahkan Simbol Tradisi dan Persahabatan di Masjid Al-Amin Kemenkeu

23 Februari 2026 - 21:09 WIB

Menjaga Lingkungan Danau Toba di Samosir dari Limbah

22 Februari 2026 - 21:09 WIB

Lingkungan Hidup di Kaimana: Harmoni Alam yang Perlu Dijaga Bersama

20 Februari 2026 - 14:18 WIB

Populer DAERAH