Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

POLITIK

Kementerian PU Pacu Rehabilitasi Sekolah

badge-check


					Foto: dok. Kementerian PU Perbesar

Foto: dok. Kementerian PU

INAnews.co.id, Jakarta– Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) melalui Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan komitmen penuh untuk mempercepat rehabilitasi dan renovasi sarana pendidikan melalui program Sekolah Rakyat Tahap I. Proyek ini ditargetkan rampung pada 8 Juli 2025.

Berdasarkan unggahan akun X resmi Kementerian PU pada Senin, 23 Juni 2025, progres pembangunan di 63 lokasi telah mencapai 61,78% per 22 Juni 2025. Percepatan ini didukung penuh oleh pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi.

Beberapa teknologi yang digunakan mencakup sistem informasi layanan digital seperti Continuous Auditing Continuous Monitoring (CACM), penggunaan Building Information Modelling (BIM), drone, serta CCTV. Teknologi-teknologi ini diharapkan dapat memastikan pengelolaan proyek infrastruktur pendidikan berjalan secara optimal dan akuntabel.

Renovasi yang dilakukan meliputi berbagai fasilitas penting, mulai dari gedung sekolah, asrama, ruang guru, hingga fasilitas olahraga dan penyediaan meubelair. Di Jakarta, progres signifikan telah terlihat di beberapa lokasi, antara lain Sentra Mulya Jaya yang mencapai 81%, Sentra Handayani 72%, dan Pusdiklat Margaguna 78%.

Program Pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dengan menyediakan akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme

9 Januari 2026 - 10:11 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

Populer NASIONAL