INAnews.co.id, Jakarta– Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melalui akun X-nya pada Kamis (19/6/2025), menyerukan pentingnya bagi bangsa Indonesia untuk tidak melupakan seluruh aspek sejarahnya, termasuk periode kelam. Anies menekankan bahwa sejarah akan kehilangan makna dan menjadi cacat jika hanya diisi dengan kisah kemenangan, tanpa mengakui luka dan pelajaran yang harus diingat bersama.
Anies menyatakan bahwa mengakui seluruh kebenaran sejarah, baik sisi pahit maupun manis, merupakan fondasi krusial untuk membangun keadilan dan persatuan sejati. Ia secara spesifik menyebut capaian pembangunan di era Orde Baru serta tragedi pemerkosaan massal Mei 1998 sebagai bagian integral dari perjalanan bangsa yang harus diterima.
“Sebaliknya, menyangkal atau menghapus sebagian perjalanan bangsa justru akan menjauhkan kita dari cita-cita keadilan sosial dan melemahkan persatuan,” tulis Anies.
Dalam cuitannya, Anies juga menyampaikan harapannya kepada Menteri Kebudayaan untuk menjaga integritas sejarah bangsa. “Kami harap pak Menteri Kebudayaan akan menjaga integritas sejarah bangsa dengan menyampaikan seluruh dan selengkapnya kebenaran, agar setiap capaian menjadi kebanggaan dan setiap luka menjadi pelajaran,” pungkas Anies.






