Menu

Mode Gelap
Pilkada Lewat DPRD Lebih Murah dan Kurangi Risiko Korupsi Istana Tanggapi Mens Rea: Nikmati sebagai Stand Up Comedy Pererat Sinergi, LSM Garda Timur Indonesia Jalin Silaturahmi dengan Kodaeral VIII Manado Melalui Letkol Rudy Strategi Prabowo Biayai Program Besar: Dari Hilirisasi-Sita Kebun Sawit Ilegal Program Sekolah Rakyat untuk Putus Mata Rantai Kemiskinan Pegawai SPBG Mudah Jadi ASN, Guru Honorer Puluhan Tahun Terabaikan

POLITIK

Semangat Tripartit di ILO Jenewa dan Harapan Perlindungan Pekerja

badge-check


					Foto: Ketum KSPSI Jumhur Hidayat/tangkapan layar Perbesar

Foto: Ketum KSPSI Jumhur Hidayat/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jumhur Hidayat, menyampaikan pandangannya mengenai semangat tripartit yang dibawa oleh delegasi Indonesia dalam pertemuan International Labour Organization (ILO) di Jenewa. Ia menegaskan bahwa pemerintah, pengusaha, dan pekerja Indonesia memiliki semangat dan niat yang sama untuk meningkatkan perlindungan bagi pekerja.

Jumhur menjelaskan, dalam berbagai voting di ILO, delegasi Indonesia selalu satu suara, termasuk dalam isu platform ekonomi digital, perlindungan terhadap dampak biologis, dan perlindungan pekerja laut internasional. Ia menilai, dengan pemerintahan saat ini, buruh memiliki harapan besar akan adanya perbaikan kesejahteraan dan perlindungan yang lebih baik, sebagaimana dibuktikan selama keikutsertaan di ILO Jenewa.

Lebih lanjut, Jumhur menyoroti pentingnya regulasi untuk pekerjaan transportasi online yang sudah seharusnya segera diatur. Ia menyambut baik semangat ILO Jenewa yang ingin menjadikan regulasi sebagai konvensi internasional yang harus diratifikasi oleh negara-negara anggota.

Jumhur berharap pemerintah Indonesia dapat berdialog dengan berbagai komunitas dan pemangku kepentingan untuk merealisasikan semangat tersebut dalam bentuk peraturan pemerintah atau aturan lain yang relevan. Ia menambahkan, Indonesia memiliki kontribusi besar dalam pengembangan platform digital, khususnya dalam sektor pengendaraan daring, yang menjadi sumbangan penting bagi dunia.

Dalam proses ini, Jumhur menegaskan bahwa semua pihak harus diuntungkan dan tidak boleh ada yang dirugikan. “Semua orang boleh kaya dan makmur, tapi tidak boleh ada eksploitasi manusia oleh manusia,” tegasnya dalam tayangan yanh disiarkan akun YouTube LBH DPP PPMI, Kamis.

Jumhur menutup pernyataannya dengan menyampaikan bahwa delegasi Indonesia terus melakukan konsolidasi dan koordinasi untuk memastikan langkah-langkah yang diambil berjalan baik dan membawa manfaat bagi semua pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Pilkada Lewat DPRD Lebih Murah dan Kurangi Risiko Korupsi

26 Januari 2026 - 18:43 WIB

Strategi Prabowo Biayai Program Besar: Dari Hilirisasi-Sita Kebun Sawit Ilegal

26 Januari 2026 - 16:43 WIB

Program Sekolah Rakyat untuk Putus Mata Rantai Kemiskinan

26 Januari 2026 - 15:43 WIB

Populer POLITIK