Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

UPDATE NEWS

70 Kopdes Terkawal, Buton Selatan Mantapkan Arah Ekonomi Rakyat

badge-check


					70 Kopdes Terkawal, Buton Selatan Mantapkan Arah Ekonomi Rakyat Perbesar

INAnews.co.id, Buton Selatan – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan menyatakan komitmen penuh terhadap agenda strategis nasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang secara resmi dilaunching oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Senin, 21 Juli 2025. Program ini menjadi bagian dari peringatan Hari Koperasi ke-78 yang mengusung tema “Bangun Koperasi dari Desa, Indonesia Jaya.”

Melalui Kopdes Merah Putih, pemerintah pusat mendorong pembentukan 80.000 koperasi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia sebagai pilar utama pembangunan ekonomi berbasis komunitas. Langkah ini menjadi bagian integral dari visi besar membangun kemandirian ekonomi nasional dari akar rumput.

Launching serentak di seluruh tanah air turut dilaksanakan di Kabupaten Buton Selatan, berpusat di Gedung Lamaindo, Batauga. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios, S.Sos., Ketua DPRD Dodi Hasri, jajaran Forkopimda, para kepala desa dan lurah, ketua BPD, serta perwakilan pengurus koperasi dari seluruh desa dan kelurahan di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Buton Selatan

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Buton Selatan, La Mai Minu, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah menyambut baik hadirnya program Kopdes Merah Putih sebagai momentum penting dalam penguatan kelembagaan ekonomi rakyat di tingkat lokal.

“Koperasi merupakan fondasi utama dalam membangun sistem ekonomi yang inklusif dan berkeadilan. Pemerintah Kabupaten Buton Selatan mendukung sepenuhnya inisiatif ini sebagai langkah nyata membangkitkan kembali semangat kolektivitas dan kemandirian desa,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa saat ini Kabupaten Buton Selatan telah memfasilitasi pembentukan 60 koperasi desa dan 10 koperasi kelurahan. Seluruhnya telah memiliki akta notaris dan status badan hukum yang sah melalui pengesahan Kementerian Hukum dan HAM.

Sebagai bentuk simbolisasi, dalam agenda launching turut diserahkan dua Surat Keputusan (SK) AHU secara langsung masing-masing untuk satu koperasi desa dan satu koperasi kelurahan.

Sementara itu, distribusi SK lainnya akan dilakukan dalam bentuk digital guna menjamin efisiensi dan keamanan administrasi.

“Penyerahan secara fisik hanya dilakukan terhadap dua koperasi sebagai simbol. Dari 60 koperasi desa dan 10 koperasi kelurahan yang telah memiliki akta, sisanya akan kami serahkan dalam bentuk file digital agar lebih aman, fleksibel, dan dapat dicetak sewaktu-waktu sesuai kebutuhan,” jelas La Mai Minu.

Sebelumnya, Dinas Koperasi mencatat bahwa dari 80 koperasi yang terdata di Buton Selatan, hanya 32 koperasi yang masih aktif hingga akhir 2024. Kondisi ini disebabkan oleh berbagai kendala, mulai dari kurangnya modal hingga kepengurusan yang tidak berjalan.

‎“Melalui program Kopdes Merah Putih ini, kita berharap koperasi yang vakum bisa dihidupkan kembali dan koperasi aktif bisa diperkuat agar menjadi motor ekonomi desa,” ujar Kepala Dinas Koperasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango

9 Januari 2026 - 18:59 WIB

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Pantai Pohon Cinta, Ikon Wisata Favorit di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo

8 Januari 2026 - 16:13 WIB

Populer DAERAH