INAnews.co.id, Jakarta– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) memulai perdagangan Jumat pagi ini dengan performa positif. Pada pembukaan sesi, IHSG terpantau menguat signifikan, melanjutkan tren penguatan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Beberapa sumber merilis IHSG dibuka menguat 30,93 poin atau 0,44 persen ke posisi 7.036,30. Ada yang merilis bahwa IHSG dibuka perkasa dan sempat “terbang” ke level 7.050, naik sebanyak 45,19 poin atau setara 0,65 persen berdasarkan data RTI hingga pukul 09.32 WIB. Indeks saham unggulan LQ45 juga turut naik 4,14 poin atau 0,53 persen ke posisi 783,29.
Penguatan IHSG pagi ini didukung oleh sejumlah sentimen positif di pasar. Analis dari IndoPremier (Ipotnews) dalam risetnya Jumat (11/7/2025) menyebutkan adanya “aura positif” yang menyelimuti IHSG, dengan transaksi perdagangan masih didominasi volume pembelian. Mereka juga mencatat bahwa penguatan terdekat telah tercapai, dengan area resistance di kisaran 7.035-7.085.
Meskipun demikian, beberapa analis, seperti dari FAC Sekuritas dan Samuel Sekuritas, memperkirakan IHSG cenderung bergerak mixed atau sideways pada hari ini. Mereka menyoroti berlanjutnya tekanan jual dari investor asing, ketidakpastian perang tarif, dan tingginya tensi geopolitik global sebagai faktor yang dapat menahan laju penguatan lebih lanjut. Namun, mereka juga melihat adanya potensi demand yang stabil terhadap Surat Berharga Negara (SBN) berdenominasi Rupiah yang dapat memberikan dukungan.
Penguatan IHSG ini juga sejalan dengan sentimen pasar global yang cenderung positif, terutama di bursa regional Asia. Pasar juga masih mencermati perkembangan data ekonomi dan arah kebijakan moneter bank sentral utama, termasuk risalah Federal Open Market Committee (FOMC Minutes) yang dirilis pada Kamis (10/7/2025) lalu, sebagaimana diulas oleh CNBC Indonesia.
Secara keseluruhan, IHSG pada Jumat pagi ini menunjukkan kinerja yang solid, didorong oleh optimisme pelaku pasar meskipun ada beberapa sentimen yang perlu diwaspadai. Investor diharapkan tetap mencermati pergerakan pasar sepanjang hari ini dan mempertimbangkan rekomendasi saham dari analis.*






