Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

POLITIK

Tudingan Jokowi Berbohong soal Ijazah Palsu Dilontarkan Politisi Senior

badge-check


					Foto: mantan Ketum PP Muhammadiyah Prof Amien Rais menanggapi kelola tambang yang diterima Muhammadiyah/tangkapan layar Perbesar

Foto: mantan Ketum PP Muhammadiyah Prof Amien Rais menanggapi kelola tambang yang diterima Muhammadiyah/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Prof. Amien Rais, Ketua Majelis Syura Partai Ummat, melontarkan kritik tajam terhadap mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kanal YouTube pribadinya pada Senin, 28 Juli 2025. Amien menuding Jokowi terus menerus menyebarkan kebohongan, terutama terkait isu ijazah S1 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dianggap palsu.

Poitisi senior ini menyebutkan bahwa kegagalan Jokowi mengakui keaslian ijazah tersebut membuatnya terperangkap dalam “vicious circle” kebohongan yang semakin dalam. “Bagi manusia yang sudah kecanduan kebohongan, prinsipnya adalah ‘fake it till you make it’ — teruslah berbohong sampai tujuan tercapai,” ujar Amien dengan tegas.

Menurut Amien, tekanan psikologis akibat kebohongan memunculkan tanda fisik pada Jokowi, seperti wajah yang pucat dan kelopak mata yang tidak normal, mengacu pada studi ilmiah yang menjelaskan efek negatif kebohongan terhadap kesehatan manusia.

Amien juga mengkritik upaya Jokowi dan timnya yang dinilainya membuat “dagelan politik” dengan menyelenggarakan reuni palsu angkatan 80 Fakultas Kehutanan UGM sebagai “bukti” atas keaslian ijazah. Padahal, sebagian peserta reuni tersebut diduga berasal dari generasi yang jauh lebih muda dan tidak sesuai fakta sejarah.

Lebih jauh, Amien memperingatkan bahwa jika masalah ijazah palsu Jokowi tidak ditangani secara transparan dan tuntas oleh aparat hukum, hal ini berpotensi memicu gejolak sosial dan politik di kalangan masyarakat, khususnya para pemuda dan mahasiswa yang mulai merasa kehidupannya semakin sulit.

“Rakyat kita cinta damai, tapi jika masalah ini dibiarkan tanpa solusi, jangan salahkan rakyat jika kemarahan itu meledak,” ujar Amien.

Pernyataan Amien ditutup dengan sindiran ringan berupa kelakar yang merujuk pada istilah “gazah” (enggak punya ijazah), yang menurut Amien lebih tepat menggambarkan situasi yang dihadapi Jokowi.

Prof. Amien Rais ini semakin menambah suhu politik nasional yang tengah memanas, terutama terkait kepercayaan publik atas integritas dan transparansi figur mantan presiden Jokowi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme

9 Januari 2026 - 10:11 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

Populer NASIONAL