Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

SYARIAH

Ekonom Syariah Ajak Masyarakat Adopsi Growth Mindset: Selamat Tinggal Pensiun

badge-check


					Foto: ekonom syariah, M Syafi’i Antonio/tangkapan layar Perbesar

Foto: ekonom syariah, M Syafi’i Antonio/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Prof. Dr. M. Syafi’i Antonio, ekonom syariah terkemuka Indonesia, mengajak masyarakat untuk menghapus konsep pensiun dari kamus kehidupan. Dalam ceramahnya yang bertema “Growth Mindset dalam Perspektif Islam”, Ahad (10/8/2025) yang ditayangkan lewat channel YouTube-nya, Antonio menegaskan bahwa dalam Islam tidak ada kata pensiun.

“Di usia 58 tahun ini, bukannya pensiun, saya justru baru memulai. Saya baru memiliki perusahaan yang akan didirikan, usaha yang akan dimulai, dan bangunan yang akan dibangun,” ujar Antonio.

Menurutnya, jika seseorang mengatakan “saya sudah pensiun,” maka alam bawah sadar akan mengatakan hal yang sama, dan seluruh fungsi tubuh akan berhenti serta menurun. Sebaliknya, jika terus mengatakan harus berkembang, semangat akan terus naik.

Antonio mengutip inspirasi dari Dr. Mahathir Muhammad, mantan Perdana Menteri Malaysia yang menjadi PM kedua di usia 94 tahun dan masih aktif hingga usia 100 tahun. “Kunci kesehatan Mahathir adalah terus mengasah otak dan berpikir, selalu beraktivitas meskipun sudah kaya tak terbatas,” jelasnya.

Konsep growth mindset ini, menurut Antonio, sebenarnya sudah ada dalam Islam 15 abad lalu melalui ayat “Faidza faraghta fansab” – jika sudah selesai satu urusan, bekerja keraslah untuk urusan berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Industri Halal Butuh Tiga Langkah Besar agar Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan

23 Februari 2026 - 09:31 WIB

Sertifikasi Halal Gratis untuk UMKM Banyak yang Tidak Tahu

23 Februari 2026 - 07:30 WIB

Indonesia Masih Kalah dari Negara Non-Muslim dalam Ekspor Produk Halal

23 Februari 2026 - 05:27 WIB

Populer SYARIAH