Menu

Mode Gelap
Pakar Ekonomi Syariah Ungkap Hikmah Isra Miraj Kemajuan Umat Islam Pasal Nikah dan Poligami dalam KUHP Bertentangan Konstitusi Konsumsi Rumah Tangga Naik tapi Upah Turun Sementara Akibat MBG INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap

INDAG

IHSG Rabu Menguat

badge-check


					IHSG dalam pekan ini diperkirakan masih akan tertekan oleh sejumlah sentimen. (Al Sattar/ foto Istimewa). Perbesar

IHSG dalam pekan ini diperkirakan masih akan tertekan oleh sejumlah sentimen. (Al Sattar/ foto Istimewa).

INAnews.co.id, Jakarta– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 20 Agustus 2025, dibuka menguat di kisaran level 7.874,90 menjelang hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang sangat dinantikan pasar. IHSG menguat sekitar 0,15% hingga 0,41% di pagi hari, dengan pergerakan di rentang 7.868,22 hingga 7.898,03. Kapitalisasi pasar mencapai Rp14.234 triliun pada pembukaan perdagangan.

Saham-saham unggulan mencatatkan penguatan, seperti PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) naik 1,25%, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) naik 1,24%. Sentimen positif datang dari ekspektasi pasar bahwa BI akan mempertahankan suku bunga acuan di level 5,25%, setelah penurunan 25 basis poin pada Juli 2025. Inflasi yang tercatat sebesar 2,37% tahun ke tahun di Juli 2025 masih berada dalam target BI, memberi peluang BI masih dapat menurunkan suku bunga lagi tahun ini.

Meski beberapa hari sebelumnya IHSG sempat terkoreksi 0,45%, sepanjang tahun berjalan indeks ini masih menunjukkan penguatan sekitar 11,06%. Pelaku pasar juga mencermati keputusan suku bunga dari Bank Rakyat China dan data perdagangan Jepang yang dapat memengaruhi dinamika pasar saham Indonesia hari ini.

Pada perdagangan hari ini, suasana pasar cukup optimis, didorong oleh potensi rebound IHSG jika mampu bertahan di level support kuat 7.850, dengan nilai transaksi yang cukup tinggi mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, ada juga prediksi pergerakan variatif dengan kecenderungan melemah, seiring aksi profit taking usai penguatan pekan sebelumnya.

Secara keseluruhan, pasar menunggu hasil keputusan BI yang diperkirakan akan menjadi katalis penting bagi pergerakan IHSG di hari ini dan beberapa waktu ke depan. Demikian dilansir beberapa sumber.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara

12 Januari 2026 - 16:44 WIB

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi

12 Januari 2026 - 15:43 WIB

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Populer GERAI HUKUM