Menu

Mode Gelap
Pakar Ekonomi Syariah Ungkap Hikmah Isra Miraj Kemajuan Umat Islam Pasal Nikah dan Poligami dalam KUHP Bertentangan Konstitusi Konsumsi Rumah Tangga Naik tapi Upah Turun Sementara Akibat MBG INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap

INDAG

IHSG Senin Dibuka Menguat

badge-check


					IHSG dalam pekan ini diperkirakan masih akan tertekan oleh sejumlah sentimen. (Al Sattar/ foto Istimewa). Perbesar

IHSG dalam pekan ini diperkirakan masih akan tertekan oleh sejumlah sentimen. (Al Sattar/ foto Istimewa).

INAnews.co.id, Jakarta– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada Senin pagi, 25 Agustus 2025, dibuka menguat signifikan. Pada pukul 09.01 WIB, IHSG menguat sebesar 73,19 poin atau 0,92 persen ke level 7.933,65.

Setelah beberapa jam perdagangan, IHSG terus menunjukkan penguatan dengan kenaikan hingga sekitar 75,78 poin atau 0,96 persen di level 7.934,6.

Dukungan penguatan IHSG datang dari seluruh sektor, terutama sektor teknologi yang menjadi motor utama dengan kenaikan 2,11 persen. Sektor barang konsumen siklikal dan properti juga ikut menguat masing-masing sekitar 1,38 persen dan 1,31 persen.

Volume perdagangan di pagi ini mencapai sekitar 1,88 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp1,01 triliun.

Beberapa saham unggulan (top gainers) di indeks LQ45 yang mengalami kenaikan signifikan adalah PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) naik 12 persen, PT Ciputra Development Tbk (CTRA) naik 4,46 persen, dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) naik 2,76 persen. Di sisi lain, sejumlah saham mengalami tekanan seperti PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) turun 0,74 persen dan PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) turun 0,49 persen.

Sentimen positif pasar didorong oleh sinyal pemangkasan suku bunga acuan oleh Federal Reserve (The Fed) AS yang direncanakan pada September 2025, serta aksi beli investor asing yang mendukung penguatan IHSG. IHSG diproyeksikan akan terus bergerak menguat dengan potensi mencapai level resistance di kisaran 7.932 hingga 8.000 dalam waktu dekat. Demikian dikutip dari berbagai sumber.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara

12 Januari 2026 - 16:44 WIB

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi

12 Januari 2026 - 15:43 WIB

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Populer GERAI HUKUM