Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

POLITIK

KPK Harus Bersikap Adil dan Tidak Tebang Pilih

badge-check


					KPK Harus Bersikap Adil dan Tidak Tebang Pilih Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta– Mantan ketua MPR RI, Prof. Amien Rais, menyampaikan kritik sekaligus harapannya agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak bersikap tebang pilih dalam memberantas korupsi di Indonesia. Di channel YouTube-nya, Sabtu (23/8/2025), mengundang perhatian publik, Amien mengingatkan pentingnya keadilan dan rasa kemanusiaan dalam menjalankan tugas pemberantasan korupsi.

Menurut Amien, KPK saat ini kerap menunjukkan sikap diskriminatif, khususnya terkait penanganan kasus-kasus yang melibatkan elite politik dan keluarga pejabat tinggi. Ia menyoroti proses seleksi pimpinan KPK yang diduga dipercepat oleh pemerintahan saat ini demi kepentingan politik tertentu, sehingga mengabaikan aturan dan prinsip transparansi.

“Setiap kali saya melihat bagaimana KPK memperlakukan tersangka korupsi yang dipaksa berdiri dengan tangan diborgol dan mengenakan baju tahanan, saya merasa hal itu sangat memalukan dan berdampak negatif pada keluarga mereka, terutama anak-anak yang menjadi korban stigma sosial,” tutur Prof. Amien.

Lebih lanjut, ia menegaskan, pemberantasan korupsi harus dijalankan tanpa pandang bulu, baik koruptor kecil maupun besar. Keadilan harus ditegakkan dengan prinsip moral yang kuat, diiringi juga rasa kemanusiaan.

Amien juga menegaskan pentingnya agar KPK tidak menjadi alat politik yang menyembah dan melindungi pihak-pihak tertentu yang berada di atas hukum. Ia menilai ada indikasi ketidakberanian KPK mengusut kasus korupsi yang melibatkan keluarga pejabat tinggi, sehingga menimbulkan kekecewaan di masyarakat.

“Ketika ada dugaan keterlibatan pejabat dan keluarganya dalam kasus korupsi besar, sikap KPK yang terkesan ‘lumpuh’ dan tidak beraksi sungguh memalukan dan mencederai kepercayaan publik,” ujarnya.

Mantan tokoh reformasi ini juga menyerukan agar Presiden Joko Widodo maupun Presiden terpilih mengambil langkah tegas dalam memastikan KPK menjalankan tugasnya secara objektif, tanpa intervensi dan tekanan politik.

Amien Rais menegaskan, pemberantasan korupsi adalah bagian dari upaya membangun bangsa yang bersih dan berkeadilan. Untuk itu, KPK harus dibenahi dan dijalankan oleh insan yang berintegritas serta berani menegakkan keadilan bagi semua kalangan tanpa diskriminasi.

“Jika KPK saat ini tidak dapat menjalankan tugas dengan baik, sudah saatnya dibubarkan dan digantikan dengan lembaga yang sungguh-sungguh berjuang membersihkan korupsi, demi masa depan bangsa,” tutup Amien dengan tegas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo

25 Februari 2026 - 20:45 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik

25 Februari 2026 - 16:05 WIB

Populer POLITIK