Menu

Mode Gelap
Pilkada Lewat DPRD Lebih Murah dan Kurangi Risiko Korupsi Istana Tanggapi Mens Rea: Nikmati sebagai Stand Up Comedy Pererat Sinergi, LSM Garda Timur Indonesia Jalin Silaturahmi dengan Kodaeral VIII Manado Melalui Letkol Rudy Strategi Prabowo Biayai Program Besar: Dari Hilirisasi-Sita Kebun Sawit Ilegal Program Sekolah Rakyat untuk Putus Mata Rantai Kemiskinan Pegawai SPBG Mudah Jadi ASN, Guru Honorer Puluhan Tahun Terabaikan

POLITIK

Posisi PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo “Anggun”

badge-check


					Foto: Rocky Gerung (pemerhati lingkungan) dalam acara Kajian Subuh Ilmiah Alam dan Kita dalam Perspektif Agama dan Sains/tangkapan layar Perbesar

Foto: Rocky Gerung (pemerhati lingkungan) dalam acara Kajian Subuh Ilmiah Alam dan Kita dalam Perspektif Agama dan Sains/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Pengamat politik Rocky Gerung memuji keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang memilih tidak berkoalisi dengan pemerintahan Prabowo namun juga tidak menjadi oposisi. Posisi sebagai “penyeimbang” dinilai Rocky sebagai sikap yang “anggun” dan mencerminkan konsistensi ideologis PDIP.

“Itu anggun betul cara berpikir Bu Mega. Tidak mungkin satu partai yang ideologis itu masuk dalam transaksi yang sangat pragmatis,” ujar Rocky dalam wawancara dengan Hersubeno Arief lewat channel YouTube Rocky, Kamis.

Menurut Rocky, keputusan Megawati didasari dua faktor utama: konsistensi ideologis PDIP sebagai partai kader yang berpegang pada ajaran Soekarno, dan relasi historis antara Megawati dengan Prabowo yang pernah berpasangan dalam Pilpres 2009.

Rocky juga menegaskan bahwa amnesti yang diberikan Prabowo kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bukanlah bagian dari transaksi politik, melainkan sikap kenegarawanan presiden yang memahami karakter Megawati.

“Prabowo yang paling mengerti watak, karakter, prinsip dan psikologi Ibu Mega. Jadi beliau paham bahwa Ibu Mega sekali mengatakan tidak akan masuk, tentu dia tidak akan masuk,” tandas Rocky.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Pilkada Lewat DPRD Lebih Murah dan Kurangi Risiko Korupsi

26 Januari 2026 - 18:43 WIB

Program Sekolah Rakyat untuk Putus Mata Rantai Kemiskinan

26 Januari 2026 - 15:43 WIB

Pegawai SPBG Mudah Jadi ASN, Guru Honorer Puluhan Tahun Terabaikan

26 Januari 2026 - 14:43 WIB

Populer POLITIK