INAnews.co.id, Jakarta– Dalam momen reflektif, Presiden Prabowo Subianto berbagi pengalaman pahit Indonesia selama berabad-abad hidup di bawah penjajahan sebagai pembelajaran bagi dunia.
“Selama berabad-abad, rakyat Indonesia hidup di bawah dominasi kolonial, penindasan, dan perbudakan. Kami diperlakukan lebih rendah daripada anjing di tanah air kami sendiri,” kenang Prabowo di hadapan para pemimpin dunia, Rabu.
Presiden menekankan bahwa Indonesia memahami betul arti ditolak keadilan, hidup dalam apartheid, kemiskinan, dan ditolak kesempatan yang setara. Namun, dukungan PBB melalui berbagai lembaganya seperti UNICEF, FAO, dan WHO membantu Indonesia mencapai kemerdekaan dan pembangunan awal.
“Karena itu, Indonesia hari ini berdiri di ambang kemakmuran bersama dan kesetaraan serta martabat yang lebih besar,” kata Prabowo, menegaskan komitmen Indonesia untuk tidak pernah melupakan bantuan komunitas internasional tersebut.






