INAnews.co.id, Yogyakarta– Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan memberikan pandangan menarik tentang cara mengukur integritas seorang pemimpin saat berinteraksi dengan mahasiswa UII.
Menanggapi pertanyaan mahasiswi bernama Caca mengenai bagaimana mengukur integritas pemimpin yang sering berbeda antara janji kampanye dan praktik di lapangan, Anies justru menilai hal tersebut sebagai yang “paling mudah” diukur.
“Sebetulnya kalau yang janji seperti itu malah paling mudah. Kenapa? Karena Anda cukup mencatat janjinya, lalu menagih janjinya,” ujar Anies di hadapan ribuan mahasiswa baru UII, diunggah kanal YouTube-nya Selasa (16/9/2025).
Anies menekankan bahwa tidak ada pemimpin yang sempurna, namun masyarakat bisa mengukur seberapa besar persentase pencapaian pemimpin terhadap janjinya.
“Jangan sekedar kita mengharap sempurna, kalau tidak sempurna ditinggalkan. Jangan seperti itu. Tapi ukur berapa banyak dia berhasil meraih yang diharapkan.”
Lebih lanjut, Anies menjelaskan bahwa integritas bukan hanya soal janji politik, tetapi lebih pada pengambilan keputusan.
“Integritas adalah ketika mengambil keputusan – apakah dia mementingkan kepentingan publik atau tidak,” tegas pria yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini.






