Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

POLITIK

Program Pemagangan Dikritisi Partai Buruh

badge-check


					Program Pemagangan Dikritisi Partai Buruh Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta– Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengkritik keras program pemagangan pemerintah yang menawarkan upah setara UMP bagi sarjana fresh graduate, menyebutnya sebagai bentuk penghinaan terhadap lulusan perguruan tinggi.

“Silakan diberi judul: Pemagangan Menghina Lulusan Sarjana,” ujar Said Iqbal tegas dalam konferensi pers Senin (13/10/2025).

Iqbal menyoroti tiga alasan utama. Pertama, sarjana yang susah payah kuliah di universitas ternama justru mendapat upah rendah. Kedua, lulusan sarjana ditempatkan pada pekerjaan UMKM yang seharusnya bukan untuk mereka.

“Masa Toyota gaji sarjana cuma 2 juta? Toyota Karawang, Panasonic Bekasi gaji sarjana 2 juta—kelewatan,” katanya.

Ketiga, sarjana dengan latar belakang pendidikan tinggi malah disuruh melakukan pekerjaan seperti menyekrup, menyupir forklift, atau menyapu.

Iqbal juga mengkritik simpang siur informasi antara Seskab Teddy Indra Wijaya yang menyebut upah berdasarkan UMK, sementara Menko Airlangga dan Menaker Yassierli menyebut UMP.

“Program ini kapitalisasi dari Airlangga. Presidennya tidak dijelaskan secara utuh oleh Menaker dan Wamenaker,” kritik Iqbal.

Ia menyarankan agar sarjana mempertimbangkan kembali program tersebut karena dinilai merendahkan pendidikan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo

25 Februari 2026 - 20:45 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik

25 Februari 2026 - 16:05 WIB

Populer POLITIK