Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

POLITIK

Mantan Tapol Era Orba Tolak Gelar Pahlawan untuk Soeharto

badge-check


					Foto: Utati (ex tapol)/tangkapan layar Perbesar

Foto: Utati (ex tapol)/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Utati Arumsari, mantan tahanan politik (Tapol) yang dipenjara selama 11 tahun di Bukit Duri tanpa pengadilan, menyuarakan penolakan keras terhadap rencana penganugerahan gelar pahlawan kepada Soeharto.

“Sampai sekarang pun saya belum merasakan kebebasan itu betul-betul,” kata Utati dengan suara bergetar dalam konferensi pers di Kantor YLBHI, Selasa (4/11/2025).

Perempuan yang kini berusia lanjut ini menceritakan bagaimana stigma terus melekat pada dirinya dan keluarganya bahkan hingga 60 tahun setelah peristiwa 1965. Anak dan cucu para Tapol mengalami diskriminasi sistematis melalui kebijakan “bersih lingkungan” yang melarang mereka bekerja sebagai guru, pegawai negeri, atau dalang.

“Ada yang anaknya bisa dikasih tahu tapi mertuanya jangan sampai tahu. Menantunya sendiri jangan sampai tahu. Itu jadi menurut saya penderitaan itu sampai sekarang masih kami alami,” ungkapnya.

Utati dengan tegas menyatakan penolakannya: “Jadi kalau presiden yang melakukan begitu banyak tekanan pada kami, terus mau diangkat menjadi pahlawan nasional, itu rasanya kami tidak rela.”

Ia menambahkan, “Mungkin kalau mau diangkat, maaf Bu Jon aja, mungkin pahlawan untuk keluarganya sendiri atau pengikut-pengikutnya, tapi kalau kami, kami tetap menolak.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo

25 Februari 2026 - 20:45 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik

25 Februari 2026 - 16:05 WIB

Populer POLITIK