Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

PERISTIWA

SMAN 72 Jakarta Diguncang Ledakan Ketika Siswa Shalat Jumat Berjamaah, 54 Orang Luka

badge-check


					Korban ledakan siswa SMAN 72 Jakarta, ledakan diduga bom rakitan dan kejadian saat siswa melakukan sholat jumat berjamaah ( foto : dok ) Perbesar

Korban ledakan siswa SMAN 72 Jakarta, ledakan diduga bom rakitan dan kejadian saat siswa melakukan sholat jumat berjamaah ( foto : dok )

INAnews.co.id,  Jakarta –  Suasana di SMAN 72 Jakarta mendadak gempar oleh suara ledakan keras jelang waktu Salat Jumat, Jumat (7/11/2025) siang.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB itu membuat jemaah dan warga sekitar panik dan berhamburan keluar. Ledakan diduga berasal dari masjid yang berada di kompleks TNI AL Kodamar, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Beberapa saksi menyebut suara ledakan terdengar dari dalam masjid, tepatnya di area tempat perangkat elektronik berada. Tak lama setelah suara keras terdengar, kepulan asap tipis muncul disertai teriakan minta tolong.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri mengatakan, korban akibat ledakan yang terjadi di SMA Negeri 72, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, berjumlah 54 orang.

Korban tersebut menurut dia, dirawat di Rumah Sakit YARSI dan Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih.

“Data yang awal yang baru kita terima tadi, kalau kita jumlahkan kurang lebih sekitar 54 orang. mungkin Ada yang luka ringan, ada yang luka sedang, mungkin ada yang sudah pulang,” kata Asep Edi di RS Islam Jakarta Cempaka Putih, Jumat 7 November 2025.

Menurut dia, di kedua rumah sakit tersebut akan didirikan posko, guna membantu keluarga korban mencari para siswa yang sedang dirawat akibat insiden ledakan tersebut.

“Membuat posko di rumah sakit YARSI dan Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih, yang mana guna untuk membantu keluarga korban untuk mencari anak didiknya yang sedang dirawat,” ungkap Asep.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan ledakan yang terjadi di SMA Negeri 72.

“Iya benar ada ledakan,” kata dia kepada wartawan.

Sejumlah personel kepolisian bersama tim Gegana sedang memeriksa area sekitar lingkungan sekolah.

“Masih didalami, lagi sisir sama Gegana. Ada SOP khusus kita belum tahu asal muasal ledakan dari apa,” ucap dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa

25 Februari 2026 - 23:34 WIB

Kawasan Strategis Di Jadikan Tempat Bongkar Muat BBM Yang Diduga Ilegal, Klarifikasi Dir Polairud Dinilai Tutupi Fakta

13 Februari 2026 - 14:19 WIB

Inilah Program Unggulan yang akan tayang tvOne di Bulan Ramadan dan Lebaran 1447 H

13 Februari 2026 - 00:19 WIB

Populer HIBURAN