INAnews.co.id, Jakarta– Banjir bandang Sumatra adalah kemarahan alam akibat arogansi kapitalistik yang tidak memahami hukum alam. Demikian pernyataan keras pengamat politik Rocky Gerung dalam diskusi dengan wartawan senior Hersubeno Arief di kanal YouTube @RockyGerungOfficial (6/12/2025).
“Ibu bumi marah dalam pengertian yang betul-betul katastrofik. Kemarahan ibu bumi ini adalah akibat bukan sekadar kelalaian negara, tapi arogansi kapitalistik yang tidak paham bahwa semua yang diakumulasi itu akan menghasilkan deprivasi,” kata Rocky.
Rocky menjelaskan bencana ini membuka tabir kebijakan yang selama ini menyembunyikan eksploitasi berlebihan.
“Apa yang disembunyikan melalui kebijakan sehingga tak terbaca oleh publik, mampu dibaca oleh alam dan alam bereaksi terhadap kebijakan yang merusak bumi,” ujarnya.
Ia menekankan perlunya pendidikan etika lingkungan yang dibiayai negara dan dimasukkan dalam kurikulum agar generasi mendatang mampu mengendalikan diri dari kerakusan dan keserakahan.
“Merawat bumi itu artinya merawat peradaban,” pungkas Rocky, berharap Indonesia bisa menjadi contoh bagi dunia dalam penghormatan terhadap lingkungan, bukan produsen kerusakan lingkungan.






