INAnews.co.id, Jakarta– PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), perusahaan di balik brand minuman TEGUK, mengumumkan langkah ekspansi besar dengan merambah industri frozen meat dan frozen food. Keputusan ini diambil seiring masuknya investor strategis baru, Visionary Capital Global Pte. Ltd. (VCG), yang akan menjadi pemegang saham pengendali melalui Mandatory Tender Offer (MTO).
Direktur Utama TGUK, Maulana Hakim, menegaskan bahwa ekspansi ini bukan berarti meninggalkan bisnis minuman TEGUK yang sudah dikenal masyarakat.
“Langkah strategis ini untuk memperkuat fundamental Perseroan dan membuka era baru pertumbuhan yang lebih sehat dan berkelanjutan,” ujarnya dalam Public Expose (PUBEX), di The GALA Alam Sutera, Tangerang, Senin (2/12/2025).
Dua Pilar Bisnis Baru
TGUK akan fokus pada dua lini bisnis baru. Pertama, importasi dan pemasaran frozen meat dan chicken, mencakup daging sapi, kerbau, ayam, serta produk olahan. Kedua, pembangunan pabrik pengolahan frozen food di Gunung Putri, Bogor, yang ditargetkan beroperasi pada 2026.
Pabrik seluas 18.585 m2 tersebut akan dilengkapi fasilitas cold storage berstandar keamanan pangan internasional. Investasi ini ditopang oleh dukungan modal dari VCG dan pelaksanaan right issue yang memperkuat struktur permodalan perusahaan.
Target Pasar Luas
Maulana menjelaskan bahwa produk frozen food akan dipasarkan melalui berbagai kanal, mulai dari distributor tradisional, segmen hotel-restoran-katering (Horeka), hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah. Perusahaan juga akan menjual langsung ke konsumen akhir.
“Sektor frozen food Indonesia memiliki prospek kuat, didorong peningkatan permintaan protein hewani dan perubahan gaya hidup masyarakat yang mengutamakan kepraktisan,” tambahnya.
TEGUK Tetap Prioritas
Di tengah ekspansi baru, TGUK memastikan brand TEGUK tetap menjadi pilar utama. Perusahaan baru saja meluncurkan kampanye “More Arabica Less Price” dengan pembaruan konsep gerai, inovasi menu, dan peningkatan kualitas kopi.
Manajemen menargetkan perbaikan arus kas operasional yang signifikan mulai 2026, ketika lini frozen food mulai berkontribusi pada pendapatan. Dengan strategi terintegrasi dari hulu ke hilir, TGUK optimistis menjadi pemain utama di industri F&B dan makanan beku Indonesia.
Saham TGUK tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 2023 dengan kode saham TGUK.






