INAnews.co.id, Jakarta– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat 0,4% atau 34,85 poin ke level 8.646 pada perdagangan Kamis (4/12/2025) pukul 09:01 WIB, didorong sentimen positif dari The Fed. Volume perdagangan mencapai 3,15 miliar saham dengan nilai Rp1,36 triliun dan frekuensi 217.734 kali, di mana 265 saham menguat, 228 melemah, serta 177 stagnan.
Penguatan ini menyusul penutupan IHSG kemarin (3/12) di 8.611,79 setelah melemah tipis 0,06% akibat aksi profit takingpada saham barang baku, keuangan, dan energi.
Indeks pendukung ikut menguat seiring IHSG, termasuk LQ45 naik 0,58% ke 854,09, IDX30 naik 0,52% ke 439,80, JII naik 0,77% ke 587,98, serta KOMPAS100 naik 0,56% ke 1.191,39. Analis BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak menguat terbatas dengan support di 8.590 dan resistance di 8.655, meski sempat tersengat net foreign sellRp229 miliar kemarin. Sentimen global seperti pelemahan dolar AS dan data tenaga kerja AS juga memberi ruang positif bagi pasar domestik.
Meski diprediksi variatif, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan didukung stabilitas rupiah dan optimisme ekonomi. Pelaku pasar mencermati rilis data ekonomi global hari ini, termasuk sinyal perlambatan AS.
Volume transaksi pagi ini menunjukkan minat beli yang solid dengan 271 saham naik versus 67 turun. Demikian dikutip berbagai sumber.*






