Menu

Mode Gelap
Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela AS Terapkan Imperialisme Baru dan Ancam Stabilitas Global Tangkap Maduro FPCI Sebut Tindakan AS di Venezuela Langgar Hukum Internasional

TEKNO

INKOPPAS Galang Kekuatan Pasar Tradisional Hadapi Era Digital

badge-check


					Foto: Yudianto Tri (tengah) dan Andrian Lamemuhar (dua dari kanan) Perbesar

Foto: Yudianto Tri (tengah) dan Andrian Lamemuhar (dua dari kanan)

INAnews.co.id, Jakarta– Dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Induk Koperasi Pedagang Pasar (INKOPPAS) di Jakarta, Senin (22/12/2025), Ketua Umum Yudianto Tri menegaskan komitmen untuk mentransformasi koperasi pasar memasuki era modernisasi dan digitalisasi. Transformasi ini dinilai krusial untuk menjawab tantangan dan menyambut peluang di tahun 2026.

Yudianto mengungkapkan beberapa program strategis INKOPPAS. Pertama, mendorong pengelolaan fasilitas pasar (seperti CRM, parkir, keamanan) oleh koperasi setempat, bukan diserahkan ke pihak luar. Kedua, membangun kemitraan dengan Badan Gizi Nasional untuk menjadi mitra dapur dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo Subianto, dengan memanfaatkan kios tidak terpakai di pasar.

“Ini bukan cara yang mudah, tapi kita harus lakukan transformasi ini. Teman-teman di INKOPPAS juga harus membiasakan, merencanakan, dan mempergunakan teknologi untuk berkembang,” seru Yudianto.

Untuk memperkuat advokasi anggota, INKOPPAS akan melantik Direktorat Advokasi dan Hukum yang akan memberikan bantuan hukum gratis bagi pedagang pasar, baik secara luring maupun daring via Zoom. Terobosan lain adalah rencana kerja sama dengan Institut Setiami untuk mendirikan “Kampus Pasar”, yang bertujuan memberikan edukasi dan menyusun kurikulum bagi anak pedagang dan masyarakat sekitar.

Sekretaris Umum INKOPPAS, Andrian Lamemuhar, dalam laporannya menyatakan RAT tahun buku 2024 ini dihadiri 12 KOPAS/Puskopas anggota dan 28 peninjau. Ia menekankan RAT bukan sekadar agenda administratif, tetapi puncak demokrasi ekonomi dalam koperasi.

Dukungan untuk modernisasi juga datang dari Deputi Promosi Kementerian Investasi, Nurul Ikhwan. Ia mengungkapkan sedang menjembatani kerja sama antara INKOPPAS dengan perusahaan asal Australia di bidang bahan baku baterai kendaraan listrik, serta perusahaan motor listrik Singapura untuk pembangunan charging station. “INKOPPAS saya yakin ke depan bisa mengambil peran luar biasa atas pembangunan Indonesia, bahkan di sektor yang lebih besar,” ujarnya.

Rando P. Wullur, perwakilan dari Perumda Pasar Jaya, mengapresiasi sinergi yang telah terjalin dan berharap RAT dapat menghasilkan keputusan strategis untuk kemajuan koperasi pedagang pasar yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

AI Hanya Alat Bantu

17 November 2025 - 23:56 WIB

Investasi AI Dimulai dari Manusia

17 November 2025 - 22:49 WIB

AI China Ini Lebih Canggih daripada GPT-5

17 November 2025 - 21:49 WIB

Populer TEKNO