Menu

Mode Gelap
Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional

GERAI HUKUM

Kritisi Pendekatan Hukum Prabowo

badge-check


					Foto: Muhammad Said Didu, dok. jpnn Perbesar

Foto: Muhammad Said Didu, dok. jpnn

INAnews.co.id, Jakarta– Pengamat politik Muhammad Said Didu mengkritik pendekatan Presiden Prabowo Subianto dalam memperbaiki sistem hukum Indonesia. Menurutnya, Prabowo memulai perbaikan dari hilir melalui amnesti, abolisi, dan rehabilitasi, bukan dari hulu dengan memperbaiki institusi penegak hukum seperti Kejaksaan dan KPK.

“Ini kurang sehat karena bisa menimbulkan lobi-lobi untuk menyelesaikan di hilir,” ujar Said Didu dalam sebuah diskusi di kanal YouTube-nya yang diunggah Selasa (9/12/2025).

Said Didu menyoroti bahwa amnesti yang diberikan Prabowo justru dilakukan terhadap kasus tipikor, bukan kasus politik. Ia menilai pemberian amnesti pada masa kekuasaan sendiri—bukan oleh rezim berikutnya—menandakan ada masalah dalam kekuasaan saat ini.

“Kalau digunakan oleh rezim pada saat berkuasa, itu artinya ada masalah di kekuasaan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi

12 Januari 2026 - 15:43 WIB

Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap

12 Januari 2026 - 15:42 WIB

Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG

12 Januari 2026 - 13:38 WIB

Populer POLITIK