Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

SOSIAL

Laznas AQL Peduli Kirim 20 Ton Bantuan Korban Bencana Sumatra

badge-check


					Foto: Pembina Laznas AQL Peduli, Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) melepas bantuan korban bencana Sumatra, Ahad (14/12/2025) Perbesar

Foto: Pembina Laznas AQL Peduli, Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) melepas bantuan korban bencana Sumatra, Ahad (14/12/2025)

INAnews.co.id, Jakarta Laznas AQL Peduli memberangkatkan lima truk berisi 20 ton bantuan logistik kemanusiaan untuk korban bencana di tiga provinsi Sumatra: Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Pelepasan bantuan yang dipimpin langsung oleh Pembina Laznas AQL Peduli, Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) ini dilakukan di Masjid Baitul Maqdis AQL Islamic Center pada Ahad (14/12/2025) setelah salat Zuhur.

“Orang-orang di sana mengatakan ini lebih berat dari tsunami. Di tsunami itu ketimpa cuma 3 kecamatan dan dalam 2 hari sudah bisa masuk bantuan. Ini ada sekitar 13 kecamatan kota yang satu sama lain tidak gampang terhubung,” ungkap Ustaz Bachtiar Nasir dalam sambutannya.

Bantuan yang dikirim meliputi paket sembako, kurma, susu, kornet, sarden, biskuit, pakaian baru, tikar sajadah, kaos, kelambu untuk dewasa dan anak-anak, mi instan, perlengkapan ibadah, serta penerangan darurat seperti panel surya.

UBN menjelaskan bahwa penanganan bencana kali ini berbeda dengan bencana-bencana sebelumnya. Hingga hari ke-7 dan ke-10, masih banyak wilayah yang belum tersentuh bantuan. Gubernur Aceh bahkan menyatakan banyak korban meninggal bukan karena bencana, melainkan karena kelaparan.

“Khusus Aceh Tamiang, satu kabupaten itu kena semua. Jadi mereka tidak begitu mudah mendapatkan pasokan,” jelasnya.

Untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran, Laznas AQL Peduli menerapkan strategi berbasis masjid dengan assessment terlebih dahulu dari lapangan. Tim telah membuka posko strategis di Medan, tepatnya di Perumahan Johor City, serta posko-posko relawan di Besitang dan Kabupaten Selatan.

Hingga kini, dua masjid telah berhasil dibersihkan dan diaktifkan kembali, termasuk Masjid Al-Ikhlas yang kini dilengkapi dengan dapur umum. Program pemulihan akan berlangsung minimal tiga bulan, meliputi bantuan darurat, healing, hingga pemulihan kesehatan.

UBN mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memulihkan Sumatra, terutama Tamiang yang mengalami kerusakan paling parah dengan sekitar 1.000 korban jiwa dan lebih dari 2.200 fasilitas infrastruktur yang harus diperbaiki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Perkuat Silaturahmi, Kedubes UEA Serahkan Simbol Tradisi dan Persahabatan di Masjid Al-Amin Kemenkeu

23 Februari 2026 - 21:09 WIB

Menjaga Lingkungan Danau Toba di Samosir dari Limbah

22 Februari 2026 - 21:09 WIB

Lingkungan Hidup di Kaimana: Harmoni Alam yang Perlu Dijaga Bersama

20 Februari 2026 - 14:18 WIB

Populer DAERAH