INAnews.co.id, Jakarta– Ade Rai meluruskan mitos tentang lemak dalam tubuh. Menurutnya, lemak yang berbahaya bukan ditentukan dari jumlahnya, melainkan lokasinya di dalam tubuh.
“Lemak yang bahaya sebenarnya bukan jumlahnya, tapi lemak yang bahaya adalah letak atau lokasinya,” ungkap Ade Rai dalam wawancara di kanal YouTube Helmi Yahya Bicara yang diunggah Senin (29/12/2025).
Ia menjelaskan ada dua jenis lemak: subcutaneous fat (lemak di bawah kulit) yang aman, dan visceral fat atau ectopic fat yang berbahaya karena berada di organ tubuh seperti hati.
Ade Rai juga membedakan lemak baik dan buruk dari sumbernya. Lemak baik berasal dari sumber alami seperti kuning telur, daging, ikan, kelapa, dan olive oil. Sedangkan lemak buruk adalah lemak olahan (refined fats) seperti minyak goreng, corn oil, dan margarin yang melalui proses pemanasan tinggi dan bersifat pro-inflamasi.






