Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

GAYA HIDUP

Lemak Berbahaya Bukan dari Jumlahnya tapi Lokasinya

badge-check


					Foto: dok. times indonesia Perbesar

Foto: dok. times indonesia

INAnews.co.id, Jakarta– Ade Rai meluruskan mitos tentang lemak dalam tubuh. Menurutnya, lemak yang berbahaya bukan ditentukan dari jumlahnya, melainkan lokasinya di dalam tubuh.

“Lemak yang bahaya sebenarnya bukan jumlahnya, tapi lemak yang bahaya adalah letak atau lokasinya,” ungkap Ade Rai dalam wawancara di kanal YouTube Helmi Yahya Bicara yang diunggah Senin (29/12/2025).

Ia menjelaskan ada dua jenis lemak: subcutaneous fat (lemak di bawah kulit) yang aman, dan visceral fat atau ectopic fat yang berbahaya karena berada di organ tubuh seperti hati.

Ade Rai juga membedakan lemak baik dan buruk dari sumbernya. Lemak baik berasal dari sumber alami seperti kuning telur, daging, ikan, kelapa, dan olive oil. Sedangkan lemak buruk adalah lemak olahan (refined fats) seperti minyak goreng, corn oil, dan margarin yang melalui proses pemanasan tinggi dan bersifat pro-inflamasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Promo Ramadhan “Iftar Delight” 2026 di HARRIS Bekasi, Buka Puasa Sepuasnya Mulai Rp165.000 net & Pay 5 Get 6

17 Februari 2026 - 13:43 WIB

Perluas Jangkauan Bisnisnya Store Apparel Tracker Kini Membuka Oulet Perdananya Di Bintaro Jakarta Selatan

15 Februari 2026 - 16:32 WIB

Rayakan 18 Tahun tvOne Hadirkan Dialog Kebangsaan dan Special Event “Menyalakan Harapan, Menatap Masa Depan”, serta Damai Indonesiaku Special, Doa Untuk Negeri, Bersama Ustd Abdul Somad

13 Februari 2026 - 00:02 WIB

Populer GAYA HIDUP