Menu

Mode Gelap
Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi MBG Mulia tapi Rawan Bocor, Budayawan Minta Audit Terbuka

KEUANGAN

Mega Proyek MBG dan Koperasi Merah Putih: Solusi atau Beban Fiskal Baru?

badge-check


					Foto: dok. detik Perbesar

Foto: dok. detik

INAnews.co.id, Jakarta– Menyoroti kontradiksi antara ambisi pertumbuhan ekonomi tinggi (8%) dengan kebijakan fiskal yang dianggap bermasalah, khususnya alokasi anggaran besar untuk program yang belum teruji.

Dalam diskusi catatan akhir tahun INDEF, Direktur Eksekutif Esther Sri Astuti mengkritik tajam alokasi anggaran untuk program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih di tengah ruang fiskal yang terbatas.

Menurutnya, anggaran MBG yang mencapai sekitar Rp300 triliun “cukup fantastis” karena besarnya setara dengan separuh anggaran pendidikan, namun implementasinya kerap bermasalah seperti kasus keracunan dan makanan basi.

Lebih kritis lagi, anggaran untuk Koperasi Merah Putih yang diperkirakan Rp200-400 triliun dinilai sangat riskan karena digelar secara masif tanpa pilot project yang memadai. “Ini sangat fantastis… sangat riskan untuk terjadi kebocoran,” ujar Esther, Senin (29/12/2025).

Ia menegaskan, di tengah target pertumbuhan 8 persen, pemerintah justru mengalihkan sumber daya fiskal yang besar ke program yang belum memiliki mekanisme pengawasan, koordinasi, dan indikator kinerja yang jelas. Kritik ini menguat di tengah realisasi penerimaan pajak yang hanya 78,7 persen dari target dan defisit APBN yang melebar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo

25 Februari 2026 - 20:45 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik

25 Februari 2026 - 16:05 WIB

Populer POLITIK