INAnews.co.id, Jakarta– Hasil survei PGN menunjukkan 56% masyarakat masih memilih menggunakan LPG dibandingkan beralih ke jaringan gas rumah tangga (jargas). Faktor utamanya adalah kenyamanan dan kemudahan memperoleh LPG bersubsidi.
Direktur Strategi PGN, Mirza Mahendra, menyebutkan faktor lain yang mempengaruhi adalah harga, dampak pekerjaan tukang gas, estetika, perizinan, dan biaya renovasi.
“Masyarakat masih nyaman dan mudah memperoleh bahan bakar substitusi. Masih terdapat energi substitusi yang harganya murah,” jelas Mirza dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan INDEF, Selasa (24/12/2025).
Perubahan gaya hidup juga berpengaruh, di mana masyarakat kini relatif jarang memasak dan lebih banyak menggunakan layanan online food delivery.






