INAnews.co.id, Jakarta– Zainal Arifin Mochtar menganalisis bahwa gejala penguatan otoritarianisme di Indonesia sejalan dengan tren global bergerak ke arah konservatisme, termasuk di kalangan anak muda.
“Dunia bergerak ke arah konservatif. Belanda konservatif, Jepang ultra konservatif, Amerika dengan Trump,” papar Zainal menggambarkan peta politik global dengan Akbar Faizal yang tayang Senin (5/1/2025).
Ia merujuk riset longitudinal Burhanuddin Muhtadi yang menunjukkan anak muda Indonesia makin konservatif setiap tahun, meski belum mencapai mayoritas. “Ada kebosanan pada demokrasi. Ternyata demokrasi tidak menjaminkan ekonomi,” ungkapnya.
Zainal menjelaskan bahwa kekuatan liberal di banyak negara gagal tampil meyakinkan, sementara konservatisme menawarkan jawaban yang lebih sederhana bagi masyarakat yang kecewa dengan hasil demokratisasi.






