INAnews.co.id, Jakarta – Anggota DPR RI Mardani Ali Sera menegaskan komitmen legislatif untuk mengawasi keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BOP), inisiatif perdamaian Gaza bentukan Presiden AS Donald Trump.
“Kami di DPR akan terus mengawasi agar proses kemerdekaan Palestina segera jelas roadmap-nya dalam kondisi kita tidak memiliki kendali penuh,” ujar Mardani dalam acara Indonesia Leaders Talk sesi ke-259, Jumat (30/1/2026).
Mardani menyebut BOP sebagai platform yang harus dimanfaatkan dengan cerdik. Ia mengakui ada kekhawatiran bahwa Indonesia bisa menjadi “kaki tangan” Trump dan Israel, namun kehadiran 13 negara Islam di BOP dinilai bisa menjadi penjaga agar suara Palestina tetap terdengar.
“BOP ini jangan membuat perpecahan di antara kita. Harus terus dibangun husnuzon terhadap pemerintah,” tegasnya.
Peneliti senior Pusat Riset Politik Indriana Kartini mengingatkan bahwa dalam Piagam BOP tidak ada satu kata pun yang menyebut Gaza atau Palestina. “Ini yang menjadi kekhawatiran, apakah benar komitmen untuk Palestina atau justru menihilkan mereka,” katanya.






