Menu

Mode Gelap
Daulat Energi Desak Percepatan Kendaraan Listrik di Instansi Pemerintah untuk Tekan Impor BBM Generasi Z Cemas, Akademisi Ingatkan Skenario Bangladesh Akademisi Kumpul, Sebut Rezim Prabowo tak Layak Pimpin Negara Pengadaan Motor BGN Rp3,2 Triliun Mencurigakan, CBA: APH Harus Periksa Pejabat Terkait Prabowo Kian Dijauhi Dunia MBG dan Kopdes: Mimpi Lama Prabowo yang Kini Diuji

NASIONAL

Iuran BOP USD 1 Miliar Belum Jelas

badge-check


					Foto: Bunyan Saptomo, dok. detik Perbesar

Foto: Bunyan Saptomo, dok. detik

INAnews.co.id, Jakarta– Mekanisme pembayaran iuran keanggotaan Indonesia di Board of Peace (BOP) senilai USD 1 miliar atau setara Rp 16 triliun masih menjadi pertanyaan besar.

Mantan Dubes Bunyan Saptomo menyarankan agar Indonesia bisa menegosiasikan ulang skema pembayaran, mengingat Indonesia berencana mengirimkan pasukan ke Gaza.

“Negara Timur Tengah dan Arab saja tidak ada yang berani kirim pasukan. Kita berani kirim pasukan, harusnya bisa nego tidak usah bayar iuran. Kontribusi orang bukan dana,” ujar Bunyan dalam acara Indonesia Leaders Talk sesi ke-259, Jumat (30/1/2026).

Ia juga mengusulkan Trump sebagai pemegang saham terbesar harus menanggung minimal 50 persen dari total dana rekonstruksi Gaza yang diperkirakan USD 25 miliar. “Kalau suaranya terbesar dan dominan, sebagai pemegang saham terbesar iurannya harus terbanyak minimal 50 persen,” tegasnya.

Peneliti Indriana Kartini mengingatkan bahwa iuran BOP jauh lebih besar dari iuran keanggotaan Indonesia di ASEAN. “Pak Menteri Keuangan juga sudah mulai hitung-hitung apakah APBN kita mampu membayar iuran tersebut,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Prabowo Kian Dijauhi Dunia

7 April 2026 - 16:41 WIB

MBG dan Kopdes: Mimpi Lama Prabowo yang Kini Diuji

7 April 2026 - 14:26 WIB

Ada Parpol Bungkus Diri dengan Label Relawan demi Dongkrak Penerimaan Publik

6 April 2026 - 16:18 WIB

Populer NASIONAL