INAnews.co.id, Banten – Pengurus Komite Daerah Ekonomi Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Banten bertemu Gubernur Andra Soni pada Kamis 5 Februari 2026.
Mereka menyampaikan laporan lengkap kegiatan dua tahun terakhir serta usulan pergantian kepemimpinan.
Sebagaimana diketahui bahwa Komite Daerah Ekonomi Keuangan Syariah (KDEKS) adalah lembaga yang bertugas mengakselerasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tingkat provinsi, sejalan dengan arahan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).
KDEKS berperan strategis dalam mendorong pertumbuhan industri halal, pemberdayaan UMKM syariah, dan peningkatan literasi keuangan syariah di masyarakat.
KDEKS bertugas mempercepat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tingkat provinsi, sesuai arahan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). Lembaga ini fokus mendorong industri halal, pemberdayaan UMKM syariah, serta literasi keuangan syariah masyarakat.
Dalam audiensi, KDEKS melaporkan berakhirnya masa kepengurusan saat ini. Mereka mengusulkan Gubernur Banten langsung menjabat sebagai Ketua Umum KDEKS, dibantu ahli dari akademisi dan praktisi untuk urusan harian serta program.
Ketua KDEKS Banten, Dr. Hj. Siti Makrifah SH., MH., didampingi pengurus harian, memaparkan program sukses selama masa jabatannya:
- Literasi Keuangan Syariah: Edukasi produk dan layanan keuangan syariah bagi masyarakat.
- Literasi Halal: Sosialisasi sertifikasi dan standar halal untuk produk konsumsi.
- Pelatihan Juru Sembelih Halal: Sertifikasi sesuai standar syariah.
- Pelatihan Kewirausahaan dan Pemberdayaan UMKM berbasis syariah.
- Ramadhan Banten Halal Festival: Event promosi produk halal lokal bersama Menara Syariah.
- FGD Ekonomi Syariah Digital: Diskusi pengembangan ekosistem digital.
- Workshop Keuangan Syariah: Pelatihan teknis bagi praktisi.
- Workshop Halal Entrepreneur Academy: Pengembangan wirausaha halal komprehensif.
- Business Matching: Penghubung usaha dengan investor, dukung Kawasan Industri Halal (KHI) untuk ekspor.
- Pengembangan Zona KHAS (Kuliner Halal Aman Sehat) di Pasar Lama Kota Serang.
- Literasi Zakat dan Wakaf: Optimalisasi dana untuk kesejahteraan umat.
Semua program dikoordinasikan Dinas Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Provinsi Banten, bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Perdagangan dan Industri, Koperasi dan UKM, Pariwisata, Bank Indonesia (BI) Banten, OJK Banten, Baznas, Bank Banten, serta stakeholder lain.
KDEKS berharap Gubernur memimpin langsung periode depan untuk perkuat kebijakan. Langkah ini bisa jadikan Banten Pusat Halal Indonesia menuju dunia, seperti provinsi lain.
Posisi Banten strategis: Antara Jakarta-Sumatera, punya Pelabuhan Nasional dan Bandara Soekarno-Hatta. Potensi melimpah di kuliner khas, batik, wisata Suku Baduy, serta bahari.
Dengan kepemimpinan Gubernur dan sinergi stakeholder, KDEKS optimis Banten jadi rujukan ekonomi syariah nasional serta dorong industri halal berkelanjutan.






