Menu

Mode Gelap
Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi MBG Mulia tapi Rawan Bocor, Budayawan Minta Audit Terbuka Haidar Ungkap Lima Pasal Krusial Dalam Perjanjian Dagang Indonesia dan Amerika Serikat Presiden Prabowo Saksikan Kemitraan Danantara–Arm, Indonesia Percepat Lompatan Industri Semikonduktor Eros Djarot: Peradaban Bangsa Dirusak di Era Jokowi Komentar Pengamat soal Alfamart dan Indomaret Harus Tutup karena Bisa Rugikan Kopdes

POLITIK

MBG Mulia tapi Rawan Bocor, Budayawan Minta Audit Terbuka

badge-check


					Foto; dok. ist Perbesar

Foto; dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta– Budayawan Eros Djarot menyatakan dukungannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintahan Prabowo Subianto. Namun, ia meminta program tersebut diaudit secara terbuka dan transparan agar manfaatnya benar-benar sampai ke anak-anak yang membutuhkan.

“Tujuannya mulia, supaya anak-anak bergizi. Siapa yang tidak setuju? Anti stunting semua setuju. Tapi sekarang kita bicara soal angka—kalau tiba-tiba 30 persen menguap, ke mana itu?” kata Eros dalam wawancara bersama Abraham Samad di kanal YouTube Abraham Samad Speak Up, Ahad (22/2/2026).

Ia juga menyoroti laporan bahwa pemilik dapur-dapur MBG adalah kalangan pejabat atau keluarga pejabat, yang menurutnya merupakan bentuk konflik kepentingan nyata. “Rakyat sudah tahu semua itu,” ujarnya.

Lebih jauh, Eros mengkritik pendekatan yang terlalu menyederhanakan persoalan kesehatan anak. Memberi makan gratis, kata dia, tidak akan cukup jika anak pulang ke rumah dengan orang tua yang stres akibat pengangguran dan jeratan utang. “Anak butuh tontonan sehat, lingkungan sehat, pergaulan sehat, dan edukasi yang sehat. Bukan sekadar perut kenyang,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

25 Februari 2026 - 12:55 WIB

Komentar Pengamat soal Alfamart dan Indomaret Harus Tutup karena Bisa Rugikan Kopdes

24 Februari 2026 - 19:17 WIB

Indonesia Ikut Melemah Seiring Penolakan MA Amerika atas Tarif Trump

24 Februari 2026 - 15:11 WIB

Populer POLITIK