INAnews.co.id, Jakarta– Mantan Dubes Bunyan Saptomo mengusulkan agar salah satu dari tiga Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia ditugaskan khusus menangani Board of Peace (BOP) secara langsung di lapangan.
“Kita harus mengirim diplomat yang handal. Salah satu Wakil Menlu ditugaskan di sana, hands-on di Gaza untuk terus mengawasi situasi,” ujar Bunyan dalam acara Indonesia Leaders Talk sesi ke-259, Jumat (30/1/2026).
Usulan tersebut didukung oleh peneliti Indriana Kartini yang melihat pentingnya penanganan serius terhadap isu krusial ini. “Saya sepakat, dengan isu yang sangat krusial ini sebaiknya memang ada Wamen yang benar-benar hands-on,” katanya.
Bunyan juga menekankan pentingnya Indonesia memperjuangkan keterwakilan Palestina di BOP. “Pemerintah Palestina harus masuk ke dalam BOP, bukan hanya teknokrat sebagai pelaksana. Perlu juga dibentuk people consultative, Dewan Perwakilan Rakyat, seperti proses di Timor-Timur dulu,” jelasnya.
Pakar hubungan internasional Ian Montratama menambahkan bahwa Indonesia harus bisa membargain agar ada keterwakilan Palestina dalam BOP, bukan hanya mengikuti keinginan Trump semata.






