Menu

Mode Gelap
Daulat Energi Desak Percepatan Kendaraan Listrik di Instansi Pemerintah untuk Tekan Impor BBM Generasi Z Cemas, Akademisi Ingatkan Skenario Bangladesh Akademisi Kumpul, Sebut Rezim Prabowo tak Layak Pimpin Negara Pengadaan Motor BGN Rp3,2 Triliun Mencurigakan, CBA: APH Harus Periksa Pejabat Terkait Prabowo Kian Dijauhi Dunia MBG dan Kopdes: Mimpi Lama Prabowo yang Kini Diuji

NASIONAL

Prabowo Kian Dijauhi Dunia

badge-check


					Foto: Said Didu/tangkapan layar Perbesar

Foto: Said Didu/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Kunjungan Duta Besar Iran yang memilih menemui mantan presiden Joko Widodo, Jusuf Kalla, dan Megawati Soekarnoputri, alih-alih Presiden Prabowo Subianto, dinilai pengamat politik Muhammad Said Didu sebagai sinyal diplomatik yang serius dan disengaja.

“Tidak mungkin seorang duta besar melakukan itu tanpa sinyal,” ujar Said Didu dalam pertemuan yang diunggah di kanal YouTube-nya, Selasa (7/4/2025).

Menurut Didu, langkah duta besar tersebut bukan kebetulan. Seorang pejabat resmi negara yang memilih berhubungan dengan tokoh di luar pemerintahan merupakan pesan terstruktur dari komunitas internasional bahwa Indonesia di bawah Prabowo semakin kehilangan kepercayaan global.

Ia mendesak Menteri Luar Negeri Sugiono peka terhadap sinyal semacam ini. Said Didu bahkan memperingatkan bahwa jika dibiarkan, duta besar negara-negara lain pun bisa mengikuti pola serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

MBG dan Kopdes: Mimpi Lama Prabowo yang Kini Diuji

7 April 2026 - 14:26 WIB

Ada Parpol Bungkus Diri dengan Label Relawan demi Dongkrak Penerimaan Publik

6 April 2026 - 16:18 WIB

SBY Desak PBB Investigasi Insiden Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

6 April 2026 - 08:30 WIB

Populer GLOBAL