INAnes.co.id, Jakarta – Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pemerintah berupaya untuk mendukung penggerak perekonomian dari yang sebelemunyadari sektor, konsumsi dan ekspor komoditas menjadi pertumbuha berbasis investasi, dengan mengeluarkan berbagai paket kebijakan, seperti insetif untuk usaha berorientasi atau kemudahan perizinan usaha, Jakarta, (17/12/2019/).

SAMSUNG CSC
Bizhare ssebagai salah satu Starup yang bergerak di bidang Equity Crowdfunding, Telah memperoleh izin dari OJK nomor : Kep-71/D.04/2019, Tertanggal 6 November 2019.
Perusahaan teknologi finansial urun dana (fintech equity crowdfunding) Bizhare menargetkan dapat membiayai 200 bisnis baru tahun depan. Untuk mencapai target tersebut, startup ini bakal berfokus mendigitalkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Seja beroperasi penuh pada Mei 2018, Bizhare telah memberikan pembiayaan kepada 23 bisnis. Sebanyak 40% di antaranya bergerak di bidang kuliner atau food and beverage (F&B).
Rata-rata bisnis yang didanai melalui Bizhare merupakan waralaba. Selain kuliner, bisnis yang dibiayai bergerak di bidang jasa dan retail seperti pangkas rambut, penatu, minimarket hingga aksesoris. Tahun depan, perusahaan optimistis bisa memberikan pembiayaan untuk 200 bisnis baru. “Untuk memperbanyak dan mempercepat pergerakan, karena kami juga sudah berizin di Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” kata CEO Bizhare Heinrich Vincent di Jakarta,(17/12/2019)






