Menu

Mode Gelap
Pasal Nikah dan Poligami dalam KUHP Bertentangan Konstitusi Konsumsi Rumah Tangga Naik tapi Upah Turun Sementara Akibat MBG INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal

UPDATE NEWS

Menko Polhukam : Tindakan Separatis Adalah Tindakan Biadab

badge-check


					Menko Polhukam Perbesar

Menko Polhukam

INAnews.co.id, Jogyakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai bahwa tindakan separatis yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua merupakan tindakan biadab. Menurutnya, pendekatan yang harus dilakukan saat ini adalah pendekatan keamanan.

“Tindakan separatis itu tindakan biadab. Bagi pemerintah, Papua itu pendekatan pembangunannya adalah komprehensif, sosial, ekonomi, budaya, dan keamanan. Pendekatan keamanan karena nyatanya masih ada peristiwa-peristiwa pembunuhan terhadap aparat keamanan,” tegas Menko Polhukam di Yogyakarta, Rabu (18/12/2019).

Ia pun berharap agar tindakan separatis ini bisa segera dihentikan. “Ini harus segera dihentikan. Oleh sebab itu, mari kita jaga, mudah-mudahan bisa segera diatasi dan pemerintah yakin itu bisa diatasi,” katanya.

Terkait dengan penambahan personel aparat di Papua, Menko Polhukam mengatakan bahwa itu kewenangan Polri dan TNI. Sebab, hanya Polri dan TNI yang lebih mengetahui peta kekuatan gerakan separatis di Papua.

“Saya kebijakannya saja, nanti biar Polri dan TNI kalau itu (penambahan personel),” katanya.

Diberitakan sebelumnya bahwa ada kontak senjata antara aparat keamanan dengan KKB di sekitar kampung Kolapa dan Kampung Wabui, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Selasa (17/12/2019).

Kejadian tersebut terjadi saat sejumlah anggota TNI-Polri beserta masyarakat sedang mengangkut logistik dari kedudukan helly pad ke arah Kampung Kolapa, tempat kegiatan bakti sosial. Adapun akibat kejadian ini, dua prajurit meninggal dunia, yakni Lettu Inf Reski Sidabutar dan Serda Rizk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara

12 Januari 2026 - 16:44 WIB

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi

12 Januari 2026 - 15:43 WIB

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Populer GERAI HUKUM