Menu

Mode Gelap
Pasal Nikah dan Poligami dalam KUHP Bertentangan Konstitusi Konsumsi Rumah Tangga Naik tapi Upah Turun Sementara Akibat MBG INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal

UPDATE NEWS

Garuda Indonesia Berikan Diskon Untuk Rute Penerbangan ke Kota Destinasi Wisata Selama Tiga Bulan

badge-check


					Garuda Indonesia Berikan Diskon Untuk Rute Penerbangan ke Kota Destinasi Wisata Selama Tiga Bulan Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Dony Oskaria mengatakan Garuda akan memberikan diskon tiket pesawat selama tiga bulan untuk  10 destinasi wisata pihaknya dan  akan menyediakan sebanyak 25 persen kursi ke setiap penerbangan yang menuju ke-10 tujuan wisata tersebut, yakni Denpasar, Batam, Jogja, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Silangit, Tanjung Pandan, dan Tanjung Pinang.

“Jumlah seat 25 persen kurang lebih sama dengan 40 kursi yang kami (Garuda Indonesia) siapkan per penerbangan. Jadi seluruhnya tiap bulan sebanyak 65.700 seat,” ujar Dony, Sabtu (29/2/20).

Menurutnya, Garuda Indonesia akan berpartisipasi aktif, tidak hanya terlibat langsung dengan menurunkan harga sesuai dengan yang disubsidi oleh pemerintah, tetapi pihaknya juga akan membantu untuk menempelkan program tersebut di seluruh cabang perusahaan penerbangan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan skema insentif tiket penerbangan ke-10 tujuan wisata telah maksimal untuk dilakukan. Pasalnya, harga bahan bakar atau avtur telah diturunkan sebesar 10 persen untuk melaksanakan skema tersebut.

“Sudah dinyatakan, penurunan avtur sebesar 10 persen untuk skema insentif tiket penerbangan. Dengan begitu, maskapai bisa menekan harga tiket pesawat,” papar Menhub.

Budi Karya menambahkan, diskon akan diberikan sebesar 50 persen dengan rute dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Penerapan diskon ke-10 destinasi tersebut telah didukung oleh formula dan regulasi yang ada hingga dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat.

“Komposisi 50 persen itu dari pemerintah sebesar 30 persen kepada pihak maskapai dan penumpang. 20 persen insentif tersebut berasal dari PT Pertamina (Persero). Sebesar 15 persen, serta 5 persen sharing dari Angkasa Pura I dan II, serta Airnav,” jelasnya.

Budi mengatakan pemberian insentif tiket penerbangan atau potongan harga kepada masyarakat tersebut bertujuan agar industri maskapai tetap bertahan di tengah dampak virus Corona (Covid-19), penerbangan dari dan ke Tiongkok ditutup sementara dan mengakibatkan penurunan pergerakan penerbangan sebesar 30 persen.

“Pemberian insentif dari pemerintah berupa diskon tiket pesawat bisa menjadi solusi untuk mendongkrak industri wisata domestik,” katanya.

Sebagaimana diketahui, pendapatan Garuda Indonesia telah anjlok menyusul adanya penghentian sementara penerbangan langsung maupun tidak langsung ke Tiongkok karena merebaknya wabah virus corona yang berasal dari negeri Tirai Bambu tersebut.

Permasalahan maskapai penerbangan pelat merah juga kian bertambah menyusul dengan dihentikannya sementara ibadah umrah oleh Kerajaan Arab Saudi, guna mengantisipasi wabah virus corona ke negara tersebut.

Mengingat setiap bulannya terdapat puluhan ribu jemaah umrah di tanah air yang menggunakan jasa Garuda Indonesia menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci, itu tentu memberikan pengarug pada penurunan pendapatan yang signifikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara

12 Januari 2026 - 16:44 WIB

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi

12 Januari 2026 - 15:43 WIB

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Populer GERAI HUKUM