Menu

Mode Gelap
Indonesia Terseret Permainan Trump: Pakar Sebut Pemerintah Kehilangan Kedaulatan Pakar: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump Batal Demi Hukum, Presiden Langgar Konstitusi Rocky: Hanya Politik Mahasiswa yang Bermutu, Politisi Hanya Urusi Kepentingan Personal Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Peneliti: Mukjizat bagi Indonesia YLBHI Kecam Kesepakatan Prabowo dengan Trump Ngabuburit Dan Bukber Spesial Bersama Para Influencer otomotif Di Grand Opening Store Apparel TRACKER Cihampelas Bandung

PERISTIWA

Penyerangan KKB, Polri Gerak Cepat Evakuasi Kurang lebih 800 masyarakat pegunungan Timika Papua

badge-check


					Dok: Satgas Humas Ops Nemangkawi Perbesar

Dok: Satgas Humas Ops Nemangkawi

INAnews.co.id, Papua – Pasca penyerangan disertai penembakan di Polsek Tembagapura yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Senin (02/03/2020) lalu, Polri mengevakuasi kurang lebPih 800 warga di wilayah pegunungan, Desa Utikini, Desa Banti, Desa Kimbely, Papua ke kota Timika, Jumat (06/03).

Dok: Satgas Humas Ops Nemangkawi

Untuk menciptakan kondusifitas negara dan terus menciptakan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat Papua, polri dengan sigap menanggapi keluhan masyarakat-masyarakat pegunungan Timika dengan cara mengevakuasi para penduduk

Operasi Nemangkawi Polri beserta jajaran Polda Papua melakukan tindakan cepat untuk mengamankan warga di pegunungan Timika, Papua yang resah akibat teror KKB.

Tindakan tersebut dilakukan bermula dari 30 orang warga pegunungan Timika melewati jalur dari Utikini menuju Polsek Tembagapura pada pukul 05.00 WIT yang terlihat oleh personel piket dan siaga Polsek Tembagapura.

Dok: Satgas Humas Ops Nemangkawi

Kapolsek Temabaga Pura, AKP Hermanto menjelaskan, hingga pukul 18.00 WIT tercatat kurang lebih 800 orang pengungsi, terdiri dari anak-anak, wanita, dan laki-laki telah di mintai keterangan.

Selanjutnya, untuk proses evakuasi warga, Polri telah menyiapkan kendaraan truk dan bus yang akan mengantar pengungsi ke Kota Timika.

Dok: Satgas Humas Ops Nemangkawi

Salah satu masyarakat saat ditanyai mengatakan, masyarakat meminta perlindungan kepada Polri karena ada intimidasi ole pihak KKB, serta alasan warga kampung mengungsi dan meminta bantuan untuk diturunkan Ke timika, dikarenakan suasana dikampung sudah tidak nyaman, terkait adanya KKB yang sudah menempati dan mengganggu masyarakat kampung bahkan meminta makanan dengan paksaan dan tak segan menodongkan senjata ke arah warga.

Ucapan Terima kasih Masyarakat Atas Kesigapan Pihak Kepolisian Dalam Membantu Mengamankan dan Mengevakuasi Masyarakat Mulai Dari Dini Hari Hingga Petang

“Kami Ucapkan Terima Kasih Banyak Untuk Bapak Polisi Yang Sudah Jaga Dan kasih Makan Kami Sampe Antar Kami Ke kota Timika, Kami terima kasih Banyak ,Karena Dikampung Kami Takut Dan Tidak Aman,Anak-Anak Kami Kasian Mereka,“ ucap Tokoh Pemuda Wabanti Agus Beanal Saat Ditanya Usai Santap Makanannya

Hasil Wawancara Dengan Kapolsek Tembagapura Menyampaikan:

– “Hingga Pukul 18.00 WIT didata sudah Hampir kurang lebih 800 Orang Yang Mengungsi, Terdiri Dari Anak – Anak, Wanita, Laki-Laki”

– “Pengungsi bertempat tinggal dari Kampung Longsoran, Kampung Batu Besar, Dan Kimbeli, serta kemungkinan besok akan ada lagi dari Kampung Banti yang akan datang”

– “Kemudian setelah memverifikasi Pengungsi dengan Mendatakan Tanda Pengenal, Selanjutnya Disiapkan Sebanyak 13 Akan Digunakan Untuk Masyarakat Yang Akan ke Timika”

– “Selanjutnya ditimika Juga Sudah Disiapkan Kendaraan Truk Yang Akan Mengantar Masyarakat Hingga Kekediaman Mereka Dikota Timika seperti Ke (wilayah transmigrasi ) SP 5, (wilayah transmigrasi) SP 12, Kampung Kwamki, Dan Daerah Lain,”

-“Juga Untuk Masyarakat Yang Masih Menunggu Kendaraan Bis Kami Siapkan Makan Dan Minuman Sementara Menunggu Kendaraan Menuju Ke Timika,” Ucap Kapolsek Temabaga Pura Akp Hermanto,S.H,S.I.K.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Detik-Detik Kejatuhan Soeharto: Tidak Ada Sahabat Abadi

22 Januari 2026 - 14:40 WIB

Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Gunung Bulusaraung, Meledak dan Terbakar, Kata Saksi

18 Januari 2026 - 11:04 WIB

Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak di Maros, 10 Orang di Dalam Pesawat

17 Januari 2026 - 19:41 WIB

Populer PERISTIWA