Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

OTOMOTIF

Ketika Belajar Memeriksa Busi #Dirumah aja

badge-check


					Ketika Belajar Memeriksa Busi #Dirumah aja Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta-Wabah Corona yang melanda dunia termasuk Indonesia membuat banyak aktivitas yang sudah direncanakan, terpaksa ditunda bahkan dibatalkan.Menyusul dikeluarkannya surat himbauan dari pemerintah untuk work from home, Hal ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona Covid 19.

Diam dirumah tentu menjadi hal yang sangat membosankan, sebab tidak banyak pekerjaan yang bisa kita lakukan selain urusan rumah dan sekitarnya. Bagi kita pecinta otomotif tentu hal ini membuat jari jari kita lebih cepat gatal, karena praktis kegiatan touring, ngoprek dan kumpul komunitas menjadi
tertunda.

Sebenarnya ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk kegiatan ngebengkel dirumah yang sifatnya
tidak banyak membutuhkan peralatan lengkap. Salah satunya adalah memeriksa kondisi busi kendaraan kita.

Zulfikar selaku perwakilan Busi NGK membagikan tips untuk mengisi kekosongan waktu dirumah dengan hal hal yang bermanfaat yaitu bagaimana merawat busi pada kendaraan bermotor,hal ini disampaikan dalam realese yang diterima redaksi INAnews, Selasa.31/03/20.

Untuk kalian pengguna motor tentu relative lebih mudah karena tidak banyak compartment yang
harus dibuka dibandingkan dengan mobil yang lebih banyak extra job untuk.

Peralatan yang dibutuhkan cukup sederhana, hanya membutuhkan kunci standar untuk membuka
compartment, kunci busi sesuai dengan kendaraan masing-masing, serta tambahan kaca pembesar untuk melihat seberapa kerusakan busi kita.

Busi yang sudah dibuka segera dilakukan pengecekan dengan menggunakan kaca pembesar untuk dilihat gejalanya. Gejala-gejala seperti carbon fouling, overheat, corona stain, flash over bahkan keausan normal pun bisa kita lihat secara jelas.

Secara normal pemakaian busi biasanya akan mengalami pengerakan karbon ataupun tingkat keausan tinggi kalau sudah seperti ini penggantian busi menjadi alternative pilihan yang terbaik dibandingkan membersihkannya.

Untuk proses membersihkannya juga perlu diperhatikan beberapa hal, kalau hanya membersihkan kerak kotoran yang menempel cukup menggunakan penetran pembersih kampas rem saja kemudian di bersihkan menggunakan kain.

Dalam releasenya  Bang Zul memberikan tips yaitu,ketika busi terlihat hitam,tidak disarankan membersihkan menggunakan amplas ataupun benda tajam seperti sikat kawat.

“Jika karbon sudah memenuhi seluruh permukaan elektroda dan insulator maka tidak ada jalan lain selain mengganti busi lama dengan yang baru dan itu membantu kita mengembalikan performa busi menjadi seperti baru agar kenyamanan dan keamanan saat berkendara akan menjadi lebih terjamin”.pungkas Bang Zul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Perluas Jangkauan Bisnisnya Store Apparel Tracker Kini Membuka Oulet Perdananya Di Bintaro Jakarta Selatan

15 Februari 2026 - 16:32 WIB

Bawa Teknologi Balap Untuk Sepeda Motor Di Indonesia, UMA Racing Luncurkan Pelumas High-Performance

11 Februari 2026 - 18:38 WIB

Rexco Kembali Hadir Ramaikan Dunia Otomotif di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026

7 Februari 2026 - 23:50 WIB

Populer OTOMOTIF