INAnews.co.id, Bandung – STT Bandung sebagai agent of economic development berhasil melakukan inovasi berbasis teknologi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satu produk inovasi teknologi dari Sekolah Tinggi Teknologi Bandung bernama Smart Kitchen System (SKS). SKS
Program Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT) adalah program yang dibuat oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (RISTEKDIKTI), program ini bertujuan untuk mengembangkan iptek dengan memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa, pendanaannya diberikan melalui skema insentif kepada lembaga yang terkait dalam pengembangan inovasi di Perguruan Tinggi.
Tim pengembang produk Sekolah Tinggi Teknologi Bandung yang terdiri dari Dosen dan Mahasiswa yaitu Harya Gusdevi, S.Kom., M.Kom. , Sri Erina Damayanti, S.T., M.Kom. , Muchamad Rusdan, S.T., M.T., Alfian Dzulkarnain, Purwa Darozatun Akbar, dan Puji Handini.
Produk inovasi ini telah diikutsertakan dalam Pameran Inovasi Berbasis Teknologi “Inovator, Inovasi, Indonesia Expo (I3E) 2018” di Yogya City Mall, Yogyakarta pada 25 Oktober lalu.
Pameran ini dihadiri dan dibuka oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (RISTEKDIKTI) Bapak Mohamad Nasir dan diikuti oleh 261 startup Inovasi Teknologi dari seluruh penjuru tanah air, dengan 8 bidang fokus yaitu Pangan, Kesehatan dan Obat, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Energi, Transportasi, Bahan Baku dan Material Maju, dan Maritim.
Pameran yang diselenggarakan merupakan sarana strategis untuk mencari investor, menambah jaringan bisnis, menggali kerjasama serta kontrak-kontrak bisnis baru dengan berbagai mitra usaha, dan mengembangkan pangsa pasar di dalam serta luar negeri.






