Menu

Mode Gelap
Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

SOSDIKBUD

STT Bandung tampilkan teknologi smart kitchen pada I3E Jogjakarta

badge-check

INAnews.co.id, Bandung – STT Bandung sebagai agent of economic development berhasil melakukan inovasi berbasis teknologi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satu produk inovasi teknologi dari Sekolah Tinggi Teknologi Bandung bernama Smart Kitchen System (SKS). SKS

Program Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT) adalah program yang dibuat oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (RISTEKDIKTI), program ini bertujuan untuk mengembangkan iptek dengan memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa, pendanaannya diberikan melalui skema insentif kepada lembaga yang terkait dalam pengembangan inovasi di Perguruan Tinggi.

Tim pengembang produk Sekolah Tinggi Teknologi Bandung yang terdiri dari Dosen dan Mahasiswa yaitu Harya Gusdevi, S.Kom., M.Kom. , Sri Erina Damayanti, S.T., M.Kom. , Muchamad Rusdan, S.T., M.T., Alfian Dzulkarnain, Purwa Darozatun Akbar, dan Puji Handini.

Produk inovasi ini telah diikutsertakan dalam Pameran Inovasi Berbasis Teknologi “Inovator, Inovasi, Indonesia Expo (I3E) 2018” di Yogya City Mall, Yogyakarta pada 25 Oktober lalu.

Pameran ini dihadiri dan dibuka oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (RISTEKDIKTI) Bapak Mohamad Nasir dan diikuti oleh 261 startup Inovasi Teknologi dari seluruh penjuru tanah air, dengan 8 bidang fokus yaitu Pangan, Kesehatan dan Obat, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Energi, Transportasi, Bahan Baku dan Material Maju, dan Maritim.

Pameran yang diselenggarakan merupakan sarana strategis untuk mencari investor, menambah jaringan bisnis, menggali kerjasama serta kontrak-kontrak bisnis baru dengan berbagai mitra usaha, dan mengembangkan pangsa pasar di dalam serta luar negeri.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

RPL Talk: Pengalaman Industri Hospitality & Pariwisata Jadi “Golden Ticket” Kuliah Lagi di Institut STIAMI

7 Januari 2026 - 08:16 WIB

RPL Talk: Pengalaman Industri Hospitality & Pariwisata Jadi “Golden Ticket” Kuliah Lagi di Institut STIAMI

NU tak Bisa Dikooptasi: Kepala Dipegang, Ekor Belum Tentu Ikut

5 Januari 2026 - 21:32 WIB

Dari Gereja Sentani, Zita Anjani Sampaikan Pesan Kasih untuk Indonesia

5 Januari 2026 - 08:31 WIB

Dari Gereja Sentani, Zita Anjani Sampaikan Pesan Kasih untuk Indonesia
Populer SOSDIKBUD