INAnews.co.id, Mataram -Pernyataan Wali Kota Mataram beberapa waktu lalu, Rapid Tes dan swab untuk warga kota mataram Gratis.
Tapi kenyataannya itu hanya sebuah kata dan Hoax.
“Buktinya ada seorang warga mataram lakukan Rapid d Rs.Kota Mataram malah Bayar rp. 150.000 ini artinya tidak sesuai apa yang di sampaikan walikota di media beberapa hari yang lalu itu adalah Hoax ya..,”kata iskandar ketua Gerakan Muda kota Mataram ini.
Lebih lanjut Iskandar juga meminta DPRD kota mataram khususnya komisi 4 untuk Lakukan kontrol terhadap sistem penanganan Covid-91 ini.
” Ya komisi 4 ini jelas membidangi soal kesehatan juga, dan Kebanyakan tidak singkronisasi antara atasan dan bawahan, ini sering terjadi d kota mataram sehingga yang dirugikan masyarkat.
Ini namanya kejakan konselet ya,”ujarnya.
Tak hanya itu, Iskandar juga mengatakan bahwa Pemkot Mataram hanya janji palsu (PHP) kepada masyarakat atau Warga Kota Mataram.
‘Mau lakukan kontrol tersistem malah ketua Gugus tugas sendiri PHP masyarakatnya,”Tandas Iskandar.
Lebih lagi iskandar mengibaratkan statment Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Mataram terkait Rapid Test dan Swab Gratis seperti “Gratis di Udara Bayar di Darat.






