Menu

Mode Gelap
Prabowo Targetkan 82 Juta Penerima Manfaat MBG pada 2026 Indonesia Diminta Belajar dari Malaysia soal SGIE Pangsa Pasar Perbankan Syariah Mandek di 7 Persen RUU Ekonomi Syariah Mandek di DPR, Pakar: Butuh Terobosan Bukan Polosan Pemilu 2029 Jadi Uji Kesaktian Jokowi Pasca Pisah dari PDIP Indonesia Terancam Bubble Surat Utang Pemerintah

SOSDIKBUD

MAN 1 Selong Gelar MOS, Kodim 1615/Lotim Berikan Wasbang dan Kedisiplinan Pada Ratusan Calon Siswa

badge-check


					MAN 1 Selong Gelar MOS, Kodim 1615/Lotim Berikan Wasbang dan Kedisiplinan Pada Ratusan Calon Siswa Perbesar

INAnews.co.id, Lombok Timur – Ditengah pandemi Covid-19, seluruh sekolah maupun Perguruan Tinggi di seluruh daerah menerima siswa-siswi baru pada tahun ajaran baru 2020-2021 tidak terkecuali di wilayah Kabupaten Lombok Timur.

Pada masa orientasi siswa (MOS), pihak sekolah selaku penyelenggara memberikan pengenalan dan pelatihan mental disiplin para calon siswa sebelum aktif belajar dikelas yakni dengan melibatkan instansi lain seperti Kodim 1615/Lotim.

Hari ini, Perwira Seksi Teritorial Kodim 1615/Lotim Kapten Inf Muslim memberikan materi wawasan kebangsaan (Wasbang) kapada 140 orang siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Selong di Halaman MAN 1 Selong Lombok Timur, Sabtu (11/7).

“Alhamdulillah hari ini sesuai dengan permintaan dari pihak sekolah, kami memberikan pembekalan tentang Wasbang yang berkaitan dengan bahaya latent komunis dan radikalisme terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkap Muslim seusai memberikan materi.

Kapten Muslim juga memberikan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) untuk melatih kekompakan dan kebersamaan serta kedisiplinan siswa-siswi selama dalam proses belajar-mengajar.

Terpisah, Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., memberikan apresiasi pihak sekolah yang menyelenggarakan MOS dengan menanamkan jiwa nasionalisme dan patriotisme serta kedisplinan
terhadap para calon anak didiknya.

“Itu modal awal untuk mendidik anak, in syaa Allah jika kedisplinan sudah tertanam dengan baik maka proses belajar mengajar akan berjalan lancar,” ujar Dandim.

“Jadi waktu belajar gunakan untuk belajar, waktu bermain gunakan untuk bermain, termasuk waktu ibadah ya gunakan untuk ibadah. Jangan ditukar-tukar atau dicampur,” imbuh Agus Donny.

Terkait dengan Wasbang, menurut Agus Donny, harus diberikan dari sedini mungkin, mulai dari bangku sekolah hingga Perguruan Tinggi sehingga memiliki kesamaan cara pandang dan memahami Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Selain itu, Agus Donny juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan dengan tetap menjaga silaturrahmi antar komponen bangsa dengan harapan terciptanya kondusifitas wilayah yang berujung pada tetap tegaknya NKRI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Adian Husaini: Fikih Dakwah Natsir Jadi Solusi Atasi Bencana di Indonesia

15 Januari 2026 - 19:12 WIB

Dari Gereja Sentani, Zita Anjani Sampaikan Pesan Kasih untuk Indonesia

5 Januari 2026 - 08:31 WIB

Dari Gereja Sentani, Zita Anjani Sampaikan Pesan Kasih untuk Indonesia

Rumah Proses Wayang Kautaman Sukses Menampilkan Pagelaran Kolaborasi “Sayap Jatayu “

16 November 2025 - 20:44 WIB

Populer BUDAYA