Menu

Mode Gelap
Indonesia Diminta Belajar dari Malaysia soal SGIE Pangsa Pasar Perbankan Syariah Mandek di 7 Persen RUU Ekonomi Syariah Mandek di DPR, Pakar: Butuh Terobosan Bukan Polosan Pemilu 2029 Jadi Uji Kesaktian Jokowi Pasca Pisah dari PDIP Indonesia Terancam Bubble Surat Utang Pemerintah Belanja Pemerintah Agresif justru Lemahkan Sektor Swasta

SOSDIKBUD

Evaluasi Penanganan Covid-19, Gugus Tugas NTB Kini Fokus di Penegakan Disiplin

badge-check


					Evaluasi Penanganan Covid-19, Gugus Tugas NTB Kini Fokus di Penegakan Disiplin Perbesar

INAnews.co.id, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus melakukan evaluasi penanganan Covid-19 di NTB. Hal itu dilakukan guna menekan penyebaran Covid-19.

“Kita sekarang harus fokus ke penegakan disiplin,” ujar Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat memimpin rapat Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 di Ruang Anggrek Kantor Gubernur NTB, Selasa, 14 Juli 2020.

Kedisiplinan menjadi ujung tombak dalam penanganan Covid-19 di NTB. Dengan disiplin menerapkan Protokol Covid-19 maka laju penyebaran Covid-19 dapat ditekan.

Wagub menegaskan protokol Covid-19 ini akan terus diterapkan sampai vaksin Covid-19 ini dapat ditemukan. Menurutnya, pusat-pusat keramaian dan pusat pusat perbelanjaan yang beroperasi akan terus dipantau dan diedukasi dalam menerapkan protokol Covid.

Penerapan protokol Covid-19 ini tentu membutuhkan sinergi dari berbagai pihak yang bersangkutan, dengan bersinergi maka akan lebih mudah.

Begitu juga dengan pondok pesantren, Wagub meminta agar dapat diyakinkan betul-betul bagaimana pemberlakuan protokol Covid dan pondok pesantren yang ingin dibuka harus berada di daerah zona hijau dan diberikan SOP protokol Covid.

Gugus Tugas Covid-19 diminta lebih gencar mempersiapkan berbagai SOP protkol Covid guna memberikan pemahan terhadap masyarakat. Pemahaman masyarakat diharap seragam.

Dalam memberikan pemahaman terhadap masyarakat, Wagub meminta agar dapat diberikan melalui berbagai media, seperti melalui foto, video dan infografis, semenarik mungkin sehingga mudah dipahami oleh masyarakat.

Pada kesempatan itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi memaparkan kondisi kasus Covid-19, per-12 Juli 2020 di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat.

Menurutnya, hingga 12 Juli 2020, pengidap Covid-19 yang sembuh di Kota Mataram mencapai 391 atau 55,5% dan yang meninggal dunia meninggal 47 atau 6,7%. Sedangkan di Lombok Barat, kasus sembuh dari Covid-19 mencapai 205 atau 57,9% dan kasus meninggal 23 atau 6,6%.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Adian Husaini: Fikih Dakwah Natsir Jadi Solusi Atasi Bencana di Indonesia

15 Januari 2026 - 19:12 WIB

Dari Gereja Sentani, Zita Anjani Sampaikan Pesan Kasih untuk Indonesia

5 Januari 2026 - 08:31 WIB

Dari Gereja Sentani, Zita Anjani Sampaikan Pesan Kasih untuk Indonesia

Rumah Proses Wayang Kautaman Sukses Menampilkan Pagelaran Kolaborasi “Sayap Jatayu “

16 November 2025 - 20:44 WIB

Populer BUDAYA