Menu

Mode Gelap
Polri Bangun 1.160 SPPG, Target 1.500 Akhir 2026 Dukung MBG Kapolri: 83 Persen Masyarakat Merasa Aman Berjalan Malam Hari Polisi Jagung Dipuji Presiden: Polri Produksi 3,57 Juta Ton Jagung Polri Catat Rekor: Sita 590 Ton Narkoba Senilai Rp1 Triliun Kapolri Pilih Mundur dan Jadi Petani daripada Polri di Bawah Menteri Tiga Digital Marketing Agency Terbaik Indonesia

SOSDIKBUD

Cegah Covid-19, Mataram dan Lobar Jadi Perhatian Khusus Pemprov NTB

badge-check


					Cegah Covid-19, Mataram dan Lobar Jadi Perhatian Khusus Pemprov NTB Perbesar

INAnews.co.id, Mataram- Selasa (21/7), Menko Polhukam, Mendagri, Panglima TNI, Kapolri dan Wakil Ketua DPD RI berkunjung ke Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur serta Forkopimda NTB. Pertemuan para petinggi ini berlangsung di Gedung Graja Bhakti Praja lingkup Kantor Gubernur NTB.

Ini dalam rangka Mensukseskan Pilkada serentak 2020. Kemudian berkaitan pula dengan Kedisiplinan Masyarakat Taat Protokol COVID-19 dan Terlaksananya Program Obyek Vital Nasional di Provinsi NTB.

Dihadapan Menko Polhukam, Mendagri, Panglima TNI, Kapolri dan Wakil Ketua DPD RI, Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah menyampaikan beberapa laporan. Salah satunya soal perkembangan/keadaan NTB dimasa pandemi corona virus.

Kata Doktor Zul kerap Gubernur dipanggil, kondisi NTB dimasa pandemi hingga sejauh ini terus menunjukkan perubahan yang baik. Dimana dari 10 kabupaten/kota, tinggal beberapa daerah saja yang masih menjadi perhatian bersama.

Sebelumnya, lanjut Doktor Zul, terkait Corona Virus ini, Presiden beberapa waktu lalu juga telah memberikan instruksi, yang mana seluruh kepala daerah diminta kompak mencegah sebaran COVID-19.

Kendati demikian, masih kata Gubernur mengutip pernyataan Presiden, persoalan dampak ekonomi harus juga menjadi perhatian.

“Jadi kemarin itu, Bapak Presiden menginstruksikan semua kepala daerah harus mencegah corona virus. Dampak ekonomi juga harus diperhatikan,” kata Gubernur.

“Jangan pula terlalu terlampau serius menyikapi corona. Karena jangan sampai korona selesai, tapi setelah itu kita keteteran. Instruksi presiden ini langsung kami sikapi tegas,” imbuhnya.

Untuk di NTB, lanjut Gubernur kelahiran Sumbawa itu, mengungkapkan tinggal dua daerah yang menjadi perhatian fokus saat ini dalam mengikapi COVID-19. Yaitu terutama di Kota Mataram, dan sedikit lagi di Lombok Barat.

“Yang paling menjadi fokus itu, tinggal satu daerah saja, yaitu Kota Mataram. Dan kami melihat Walikota (Pemkot) Mataram sudah berusaha dan bekerja keras, cuma memang kemungkinan karena Kota Mataram terlalu padat penduduknya,” ungkap Doktor Zul.

“Jadi kita akan “kroyok” (melakukan upaya pencegahan/penanganan) Kota Mataram dan Lombok Barat sedikit lagi. Intinya NTB dalam kendali. Dan kami juga akan bahu-membahu menyikapi COVID-19,” demikian Gubernur NTB disambut tepuk tangan hadirin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Adian Husaini: Fikih Dakwah Natsir Jadi Solusi Atasi Bencana di Indonesia

15 Januari 2026 - 19:12 WIB

Dari Gereja Sentani, Zita Anjani Sampaikan Pesan Kasih untuk Indonesia

5 Januari 2026 - 08:31 WIB

Dari Gereja Sentani, Zita Anjani Sampaikan Pesan Kasih untuk Indonesia

Rumah Proses Wayang Kautaman Sukses Menampilkan Pagelaran Kolaborasi “Sayap Jatayu “

16 November 2025 - 20:44 WIB

Populer BUDAYA