INAnews.co.id, Mataram – Terkait pemberitaan tentang papuk Kalsum yang di isukan tidak pernah mendapat bantuan, Kepala Desa Kediri Fadholi Ibrahim mengatakan bahwa itu tidak benar seperti yang diberitakan di beberapa media.
“Semua itu tidak benar, fakta dilapangan berbeda dengan yang ditulis di berita. Sebenarnya kami sudah menawarkan bantuan sebanyak 4 kali, namun papuq kalsun dan anaknya menolak,” jelasnya.
Tak hanya itu, RT setempat Ali Asgar juga mengatakan bahwa berbagai bantuan telah di prioritaskan kepada papuq kalsum namun ia selalu menolak karena ingin hidup sederhana di gubuk tuanya.
“Kita sudah tawarkan berbagai bantuan dan perbaikan rumah namun tetap saja ia menolak,” tandas Asgar.
Sementara itu, Kades kediri saat ini tengah mengupayakan agar rumah papuq kalsum bisa diperbaiki agar tempat tinggalnya menjadi layak huni.
“Sekarang kita tengah mengupayakan agar papuq kalsum beserta anaknya bisa tinggal di rumah layak huni,” harapnya.
Tak hanya itu, setelah dilakukan berbagai upaya, Ibrahim akhirnya berhasil membuat papuq kalsum mau menerima bantuan dari Perkim Lobar terkait renovasi tempat tinggal papuq kalsum.
“Setelah kita rapat, akhirnya papuq kalsum beserta anaknya menerima bantuan ini dan bantuan tersebut berupa material, masyarakat juga siap membantu dan bergotong royong untuk membangun rumah papuq kalsum agar menjadi layak huni,” ujarnya.






