Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

EKONOMI

ISEF 2020 Akan Digelar Secara Virtual

badge-check


					ISEF 2020 Akan Digelar Secara Virtual Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Indonesia Economic Sharia Festival (ISEF) 2020 kembali dilaksanakan tahun ini dengan mengambil tema “Sustainable Fashion Sustainable Lifestyle” dan dilakukan secara virtual.

Fesyen muslim sendiri merupakan bagian dari ISEF 2020, sebab kontribusinya cukup besar dalam menyokong perekonomian Indonesia melalui kegiatan ekspor.

Fesyen muslim jadi salah satu sektor prioritas pada acara yang akan dilaksanakan secara virtual.

Bank Indonesia sebagai salah satu penyelenggara melihat Indonesia memiliki peluang yang besar untuk menjadi pusat fesyen muslim dunia.

“Sebagai bentuk inklusivitas strategi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia, ISEF 2020 kembali menyertakan pelaku usaha syariah untuk mendukung pengembangan ekosistem halal value chain di mana fesyen muslim merupakan salah satu sektor prioritas di dalamnya. Indonesia memiliki peluang yang besar untuk menjadi pusat fesyen muslim dunia, untuk itu kami mengharapkan kita dapat bersama-sama berpartisipasi aktif dalam memajukan dan mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia khususnya di sektor fesyen,” ungkap Prijono, Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia pada jumpa pers secara virtual, selasa 11 agustus 2020.

Fesyen ISEF 2020 akan berlangsung pada 27-31 Oktober 2020 atau puncak dari kegiatan ISEF yang terdiri dari trade show berbasis ekonomi syariah dibalut teknologi.

Sementara Diana Yumanita, Deputi Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia mengatakan ,” sebagai wujud konsistensi Indonesia dalam upaya menjadi kiblat EKSyar dunia, ISEF tahun ini di tengah situasi pandemi global, optimis tetap diselenggarakan secara virtual.

“Kami berharap keberlangsungan ISEF di tengah pandemi dapat mengintegrasikan kolaborasi dan komunikasi antara pelaku ekonomi syariah secara inklusif dan berkelanjutan selain serta memberikan optimisme bagi para pelaku usaha dan masyarakat,” papar Diana.

Indonesia ditargetkan sebagai pusat industri halal global melalui produk fesyen muslim Indonesia yang merupakan komoditi potensial untuk pasar internasional.

Untuk memasarkan busana muslim Indonesia ke skala global, Bank Indonesia, Indonesian Fashion Chamber (IFC) dan Indonesia Halal Lifestyle Centre (IHLC) bersinergi dalam penyelenggaraan debut Modest Fashion ISEF sebagai bagian rangkaian acara ISEF ke-6 tahun 2019.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kontrak Sewa Kapal PLN Energi Primer Capai Rp16 Triliun, CBA : Nilainya Triliunan Tapi Dianggap Seperti Kuitansi Kosong

7 Januari 2026 - 07:22 WIB

Target Pertumbuhan 5,4 Persen Sulit Tercapai, Konsumsi dan Kredit Melemah

5 Januari 2026 - 23:39 WIB

CBA Desak Kejagung Panggil Djony Bunarto Tjondro Terkait Dugaan Korupsi Impor BBM Pertamina

5 Januari 2026 - 06:31 WIB

Populer EKONOMI